Juni 2016, Pelabuhan Teluk Nibung Dibenahi

- 27/04/2016, 16:45
Letak strategis kota ini yang berseberangan dengan Malaysia dan Singapura menjadikan Pelabuhan TBA lebih melayani kapal penumpang yaitu angkutan ferry ke Malaysia dan antar pulau

kita sangat mendukung upaya penataan yang akan dilakukan oleh PT Pelindo I Sumatera Utara terhadap Pelabuhan Penumpang Teluk Nibung, Tanjungbalai ini. Karena dengan ditatanya kembali Pelabuhan Penumpang Teluk Nibung tersebut, diharapkan akan mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang akan singgah di Kota Tanjungbalai sebelum maupun setelah mengunjungi sejumlah lokasi wisata yang ada di Sumatera Utara,” ujar Walikota M Syahrial.
Usai mengunjungi Pelabuhan Teluk Nibung atau Pelabuhan Tanjungbalai, wali kota bersama dengan Direktur PT Pelindo I Sumatera Utara dan rombongan lainnya juga bergerak mengunjungi Pelabuhan Bagan Asahan di Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Kunjungan tersebut dilakukan sekaligus untuk melihat lokasi tempat akan dibangunnya gudang barang cargo sebagai pengalihan dari Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjungbalai.
Sebelumnya, kunjungan Syahrial ke Pelabuhan Teluk Nibung merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Direktur PT Pelindo I Sumatera Utara, Bambang Cahyana dan rombongan di ruang kerjanya, Selasa (12/4). Turut juga dalam rombongan tersebut seperti Direktur Bisnis PT Pelindo I Sumatera Utara Syahputra dan GM PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Jonni Sitompul.
Kepada Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial Direktur PT Pelindo I Sumatera Utara Bambang Cahyana mengatakan bahwa mulai pertengahan tahun 2016 ini PT Pelindo I akan mulai menata Pelabuhan Teluk Nibung khusus penumpang.
Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di pelabuhan tersebut sehingga diharapkan adanya dukungan dan perhatian dari Pemko Tanjungbalai.
Atas adanya upaya pihak PT Pelindo I Sumatera Utara untuk menata Pelabuhan Teluk Nibung khusus penumpang tersebut, Walikota Tanjungbalai M Syarial sangat mendukung dan menyambut baik.
“Pada prinsifnya, Pemko Tanjungbalai sangat mendukung dan menyambut baik rencana dari PT Pelindo I tersebut. Sehingga, Pelabuhan Teluk Nibung sebagai salah satu pelabuhan Internasional jalur laut dapat memberikan pelayanan yang membuat setiap penumpang yang datang dan pergi dari Pelabuhan Teluk Nibung merasa aman, nyaman dan indah,” ujar M Syahrial.
Sekilas Pelabuhan Teluk Nibung atau Tanjungbalai
Pelabuhan Tanjungbalai (TBA), biasa disebut Pelabuhan Teluk Nibung, berlokasi di Kota Tanjungbalai dan merupakan pelabuhan kedua tertua di Sumatera Utara (Sumut) setelah Pelabuhan Belawan.
Letak strategis kota ini yang berseberangan dengan Malaysia dan Singapura menjadikan Pelabuhan TBA lebih melayani kapal penumpang yaitu angkutan ferry ke Malaysia dan antar pulau. Jarak tempuh ke Pelabuhan TBA – Port Klang Malaysia, dengan ferry hanya sekitar 3-4 jam, maka bila dengan kapal mesin bisa hanya satu jam. Sehingga di Pelabuhan TBA akan banyak dijumpai para penumpang TKI dari Malaysia. Sebelum adanya transportasi pesawat murah ke Malaysia, banyak orang sekitar Sumut yang melancong ke Malaysia melalui Pelabuhan TBA ini.
Hinterland Pelabuhan ini adalah komoditi hasil perkebunan, pertanian, sedangkan komoditi handalan yang diekspor melalui pelabuhan ini adalah sayur mayur dan ikan segar. Untuk angkutan penumpang terdapat trayek tetap kapal-kapal ferry dari/ke Pelabuhan Klang Malaysia.
Pelabuhan Tanjung Balai pernah terkenal sebagai basis penyelundupan barang-barang ilegal bahkan narkotika karena karena posisinya yang strategis, dekat dengan pelabuhan Port Klang, Malaysia. Tidak saja hasil pertanian, namun gula, rokok kretek, dan tenaga kerja pun diselundupkan melalui pelabuhan ini. Saat ini Kota Tanjungbalai sudah mulai lepas dari stigma tersebut.