Pelabuhan Cilamaya Diganti Patimban, Produksi Migas ONWJ Belum Aman

- , 26/07/2016, 17:12

*

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 25 Mei 2016 lalu telah menetapkan proyek Pelabuhan Patimban di Subang sebagai proyek strategis. Patimban dipilih sebagai pengganti Pelabuhan Cilamaya di Karawang. Pembangunan Pelabuhan Patimban rencananya bakal dimulai pada 2017.

Lokasi pelabuhan digeser dari Cilamaya ke Patimban karena lokasi di Karawang itu bersinggungan dengan Blok Offshore Northwest Java (ONWJ) yang dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ.

Kalau pelabuhan dibangun di Cilamaya, operasi produksi di Blok ONWJ dipastikan terganggu karena kapal-kapal besar akan lewat di dekat anjungan-anjungan Blok ONWJ. Pipa-pipa migas di bawah laut juga bisa terkena jangkar kapal.

Tetapi digesernya lokasi pembangunan pelabuhan ke Patimban tidak serta merta membuat operasi di Blok ONWJ terbebas dari risiko. PHE ONWJ masih mengkaji risiko-risiko yang mungkin terjadi. Sebab, lokasi Pelabuhan Patimban masih bersinggungan dengan Blok ONWJ.

"Dua tahun lalu pemerintah berencana membangun pelabuhan di Cilamaya, memang itu di tengah jantung ONWJ. Sekarang diputuskan pindah ke daerah Subang. Kami masih mengkaji risiko tersebut. Mungkin tidak ideal juga, di situ masih wilayah PHE ONWJ. Memang platform tidak sebanyak di lokasi sebelumnya, risiko masih ada," kata Communication and Relation Manager PHE ONWJ, Donna Priadi, dalam Media Gathering SKK Migas di Hotel Sheraton, Bandung, Selasa (19/7/2016).
Namun risiko untuk kegiatan produksi migas di ONWJ kecil, tidak banyak fasilitas produksi di sekitar Patimban. Kajian akan terus dilakukan agar operasi pelabuhan dan Blok ONWJ bisa sama-sama berjalan dengan baik dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

Pemerintah dan para pemangku kepentingan masih akan membahas bagaimana agar kapal-kapal yang lewat tak membahayakan Blok ONWJ, bagaimana jika ada fasilitas produksi migas yang harus dipindah, berapa biayanya, dan sebagainya.

"(Patimban) Masih di lokasi ONWJ, di sebelah timur. Kami kaji bagaimana kalau kapal-kapal lewat. Ada fasilitas di sana, tapi tidak crowded seperti di Cilamaya," tutupnya.

This news does not have any tags yet.