Bea Cukai Resmikan Lagi PLB di Jawa Timur

- 27/03/2017, 18:05
Dalam rangka mendukung upaya meningkatkan daya saing industri, Bea Cukai menambah lagi satu Pusat Logistik Berikat (PLB) di Jawa Timur.

Pemerintah memberikan fasilitas PLB untuk mendukung efisiensi, menurunkan biaya logistik kegiatan industri, mendukung ketersediaan bahan baku, dan mempermudah ekspor dan impor bahan baku, salah satunya PLB PT. Indra Jaya Swastika di Tanjung Perak yang diresmikan pada Rabu (15/3).
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, Decy Arifinsjah mengungkapkan, “Dengan diresmikannya PT. Indra Jawa Swastika sebagai Pusat Logistik Berikat diharapkan akan meningkatkan geliat ekonomi di wilayah Jawa Timur,” kata Decy Arifinsjah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo turut memberikan tanggapan, “Jawa Timur siap menunjnang pintu perdagangan khususnya dari dan ke wilayah Indonesia Bagian Timur. Serta menunjuang program pemerintah Jawa Timur sebagai upaya peningkatan kualitas produk lokal, khususnya UMKM,” jelasnya.

Saat ini sudah ada 32 PLB yang antara lain berlokasi di Jawa (Surabaya, Karawang, Cikarang, Cibitung, Purwakarta, Cilegon, Cakung, Bandung), Bali (Denpasar), Aceh, dan Kalimantan (Balikpapan). PLB yang ada mendukung berbagai sektor industri, meliputi minyak dan gas, pertambangan, tekstil, kimia, makanan, kosmetik, dan otomotif.

Dalam acara peresmian yang juga dihadiri Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita ini diadakan penandatanganan MoU dan dilakukan peluncuran aplikasi Dashboard Peningkatan Ekspor Pengendalian Impor (PEPI) yang ditujukan untuk perlindungan konsumen dan Pusat Logistik Berikat pada PT. Indra Jawa Swastika.
Menurut Direktur Utama PT Indra Jaya Swastika Utami Prasetiawati perusahaannya juga dilengkapi dengan peralatan logistics terintergrasi baik dari sisi peralatan (hardware) maupun software. PLB Indra Jaya Swastika hadir untuk memenuhi berbagai golongan industri, khususnya industri andalan Jawa Timur, termasuk industri sepatu, industri pangan, IKM serta industri sejenis lainnya.

“PLB memberi berbagai kemudahan baik impor maupun ekspor. Dengan adanya barang ditaruh di PLB maka para pengusaha di Jatim tidak perlu lagi menunggu menimbun barang di luar negeri dengan memakan waktu yang lama,” ujarnya pada media, Jumat (17/3/2017).

Dilanjutkan, untuk impor penggunaan PLB dapat berfungsi sebagai hub logistics, dimana tidak perlu membayar bea masuk selama barang tersebut di dalam PLB dan dapat dikeluarkan secara parsial. Sedangkan untuk ekspor, PLB memberikan kemudahan sebagai tempat pameran dan tempat lelang.

“Jadi begitu ada kapal sandar maka barang bisa langsung ditarik di PLB sehingga biaya sangat bisa ditekan serendah-rendahnya. Sebelumnya saat belum ada PLB, di Jatim ini pengeluaran barang butuh waktu lima hari lebih, tapi kalau lewat PLB bisa ditekan sampai 1,8 harian,” imbuh Utami.