20 Sopir Truk PT BSA Ikuti Pelatihan & Uji Kompetensi

Wilam Chon - Jakarta, 06/10/2018, 14:48

*

Sebanyak 20 pengemudi truk angkutan barang umum dan kontainer dari PT Bina Sinar Amity (BSA), Sabtu (6/10/2018) mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) di Depo Kontainer  & Pool Kendaraan BSA, Cakung, Jakarta Timur.


Diklat yang digelar atas kerjasama PT BSA dan DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI berlangsung selama dua hari (6-7 Oktober), dan nantinya ditutup  dengan kegiatan uji kompetensi minggu depan.


Hadir pada pembukaan diklat antara lain Kasubdit Angkutan Barang, Kemenhub Deny Kusdyana, Ketum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Ketua DPD Aptrindo DKI Mustajab Susilo Basuki dan Perwakilan BSA, Jenminy Mulyana.


Deny Kusdyana dalam kesempatan itu memberikan  apresiasi   kepada Aptrindo yang telah beberapa kali menggelar  diklat bagi pengemudi truk angkutan barang. 


Dia mengatakan  diklat bagi pengemudi truk sangat penting. Karena sopir punya peran besar baik dalam menangani barang muatan maupun dalam  mencegah  kecelakaan lalulintas.


Beberapa kasus kecelakaan lalulintas terjadi  akibat pengemudinya  tidak punya  kompetensi. 


Contohnya kecelakaan bus di Sukabumi beberapa waktu lalu yang menewaskan 21 penumpang, ternyata  sopirnya berstatus  cadangan.


Sementara, Kusman Hadi, instruktur pada diklat tersebut mengatakan  data korban tewas akibat kecelakaan lalulintas di Indonesia sekitar 27.000 orang/tahun atau 70 orang per-hari.


"Bahkan korban tewas akibat  kecelakaan lalu lintas sudah  menjadi perhatian dunia. Data WHO tahun 2011 mencatat korban tewas akibat lakalantas 1,3 juta orang /tahun dan tahun 2020 diprediksi   naik menjadi 1,9 juta orang /tahun.


"Diklat para pengemudi sekarang ini antara lain dalam upaya mengurangi jumlah korban   lakalantas," kata Kusman  Hadi.


Sementara Ketum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan dan Ketua  DPD Aptrindo DKI Mustajab Susilo Basuki mengucapkan terima kasih  kepada PT BSA yang telah  memfasilitasi
diklat tersebut.


This news does not have any tags yet.