ALFI Dukung Bongkar Muat Ditawarkan Dulu ke PBM Sebelum Dikerjakan BUP

Wilam Chon - Jakarta, 08/10/2018, 15:47

*Widijanto Ketum ALFI DKI

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) minta Kemenhub segera  mengeluarkan petunjuk teknis (Juknis) Peraturan Menhub No152/2016 agar ada kepastian kerja baik bagi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) maupun Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) dalam melaksanakan pekerjaan bongkar muat.


Hal itu diungkapkan Ketum ALFI DKI Widijanto,  dalam bincang bincang dengan Indonesia Shipping Gazette, Senin (8/10/2018).


Dia mengatakan ALFI  mendukung rencana Kemenhub  akan  mengatur dalam juknis nantinya BUP harus menawarkan lebih dulu pada PBM pekerjaan bongkar muat, kecuali PBM tidak sanggup baru BUP melaksanakan sendiri,  kata Widijanto mengutip pernyataan Plt Direktur Lalulintas dan Angkutan Laut , Kemenhub Wisnu Handoko dalam pemberitaan Bisnis Indonesia edisi Senin (8/10/2018).


Wididijanto mengingatkan siapa pun  yang melaksanakan bongkar muat bagi ALFI  tidak masalah, asal ada landasan hukumnya dan tidak menghambat kelancaran arus barang serta tidak menambah ongkos logistik.


Namun ALFI minta  sebelum ada juknis Peraturan Menhub No 152/2016,  semua pihak baik BUP mau pun APBMI dapat menahan diri sambil menunggu juknis tersebut.


"Mekanisme ke depan mau diatur begini, BUP tetap kasih kesempatan pada PBM kalau dia mau mengelola pekerjaan bongkar muat. Tawarkan dulu", kata Wisnu Handoko  seperti diberitakan Bisnis Indonesia.


Bila PBM tidak sanggup melaksanakan kegiatan di pelabuhan karena misalnya  peralatan tidak memadai, baru BUP yang  melaksanakan bongkar muat sendiri, ujar Wisnu Handoko.


This news does not have any tags yet.