ALFI Kecewa Kemenhub Tidak Tegas terhadap Pelayaran Asing Nakal

Wilam Chon - Jakarta, 27/08/2018, 21:22

*

Asosiasi  Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) kecewa dengan sikap  Kementerian Perhubungan yang terkesan  tidak tegas dalam menegakkan peraturan , khususnya terhadap pelayaran  asing/ agennya.


Ketum DPW ALFI DKI Widijanto Senin (27/8/2018) mengatakan sebagai contoh kebijakan penghapusan uang jaminan kontainer impor yang diatur dalam  Surat Edaran (SE) Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub No Um 003/40 /II /DJPL -17,  tertanggal 19/5/2017 ternyata tidak jalan.


Padahal SE Dirjen Hubla ini  sudah diadopsi dalam  paket  Kebijakan Ekonomi Pemerintah No XV tanggal 15 Juni 2017 tapi tidak diindahkan oleh pelayaran asing/agennya.


Dalam regulasi itu disebutkan pemilik barang /importir (consignee) tidak perlu lagi membayar uang jaminan kontainer pada perusahaan pelayaran/ general agent. 


Pengecualian untuk barang berpotensi dapat merusak petikemas, atau penerima barang (consignee) yang baru menggunakan jasa perusahaan pelayaran.


Namun karena kementerian perhubungan tidak tegas ,  penghapusan uang jaminan kontainer tersbut dianggap angin lalu oleh mayoritas pelayaran asing.


"Saya ingat jaman Menhub dijabat Hatta Rajasa , secara tegas dia mengingatkan pelayaran asing  yang tidak mau menurunkan THC (Terminal Handling Charges) tidak diberi Surat Izin Berlayar (SIB). Saat itu pelayaran asing tidak berani macam macam," tambahnya.


"Nah kita mengharapkan Kemenhub sekarang ini tegas dong. Kalau pelayaran asing  yang cari makan di Indonesia tidak mau patuhi aturan harus dikenakan sanksi," ujar Widijanto.


"Sekarang ini  pemilik barang /wakilnya  makin menderita. Boro - boro uang jaminan kontainer dihapus. Uang jaminan kontainer tersebut malah digelapkan oleh oknum ," tegas Widijanto.


Contoh kasus PT OLB dilaporkan oleh Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan  (PPJK) Ahler Toeng Indonesia dan PT  Kumaitu Cargo ke Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI. 


Pasalnya,  PT OLB dituding  menggelapkan atau  tidak bersedia mengembalikan uang jaminan kontainer. Kasus ini tengah ditangani Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok. (wilam)


Related News

ALFI Kecewa Kemenhub Tidak Tegas terhadap Pelayaran Asing Nakal

Aug 27, 2018

​Dituding Gelapkan Uang Jaminan Kontainer, Agen Kapal dilapor ke ALFI DKI

Aug 04, 2018