ITSCL 2018 Edisi Kelima, Sektor Logistik Siap Mendukung Revolusi Industri 4.0

Martinus Job - Jakarta, 13/09/2018, 17:48

*dari kiri: Carmelita Hartoto-Waketum KADIN Bidang Perhubungan, Joko Sasono-Sekjen Kemenhub, DR. Haris Munandar N., M.A.-Sekjen Kemenperin, dan Steven Chwee-GM Reed Panoram Exhibitions.


Pameran logistic tahunan, ITSCL (Indonesia Transport, Supply Chain, & Logistics) 2018 pada Rabu (12/09) resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta oleh Sekretaris Jendral Kementrian Perhubungan (Sekjen Kemenhub) Joko Sasono, mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. 

Hadir dalam acara pembukaan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Sekjen Kemenperin), DR. Haris Munandar N., M.A.Carmelita Hartoto, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Bidang Perhubungan, dan Steven Chwee, General Manager Reed Panoram Exhibitions.


Pameran dan seminar logistic yang mengangkat tema “Innovation Towards Industrial Revolution 4.0, Are We Ready?” berlangsung selama tiga hari, 12 – 14 September 2018, Hall A, JIExpo Kemayoran, Jakarta.


ITSCL merupakan pameran tahunan Transportasi dan Logistik yang menampilkan kemajuan teknologi intra-logistik, pergudangan, jasa logistic, digitalisasi supply chain, serta perkembangan industry logistic online (e-logistics). Menghadirkan lebih dari 100 perusahaan dari 8 negara, seperti: Indonesia, Malaysia, Singapura, China, Vietnam, Jepang, dan Lithuania. 


Di pameran Edisi ke-5 ini, ITSCL dilaksanakan oleh KADIN bekerjasama dengan Reed Panorama Exhibitions, dan didukung penuh oleh Kementrian Perhubungan, Kementrian Perindustrian, Kementrian Koordoinator bidang Perekonomian, Kementrian Perdagangan, Badan Koordinaai Penanaman Modal, Direktorat Jendral Bea dan Cukai, Kementrian Keuangan, serta asosiasi  transportasi, logistic & supply chain.


Penyelengaraan ITSCL 2018 dilaksanakan paralel dengan Jakarta International Summit & Expo (JILSE), Intra-Logistics Indonesia, Indonesia Truck & Commercial Vehicles, dan International Seaport Services.


 


Era logistik digital


Carmelita Hartoto mengatakan: “Dalam mempersiapkan strategi menghadapi berbagai perubahan di era transportasi dan logistic 4.0, seluruh pelakunya, Pemerintah, praktisi, dan akademisi sector terkait, harus merapatkan barisan. Oleh karena itu melalui ITSCL ini, KADIN yakin dapat menyediakan platformdan wadah yang tepat bagi pihak terkait untuk bersama-sama ketemu, berdiskusi untuk bertukar informasi membahas isu, solusi, strategi, serta menciptakan peluang bisnis baru. Kami juga optimis forum ini dapat menjadi salah satu ajang untuk melakukan kampanye pemasaran yang efektif.”


Joko Sasono, Sekjen Kemenhub menyatakan bahwa pihaknya (Kemenhub) berharap ada timbal balik dari para pelaku usaha dari acara dan pameran transportasi dan logistic seperti ini. 


"Dimana kita dan para pelaku yang terlibat dapat membuktikan bahwa antara pemerintah dan swasta dapat bekerjasama untuk meningkatkan kinerja sector transportasi khususnya di bidang logistik," kata Sekjen Kemenhub itu.


Sementara itu, Haris Munandar, Sekjen Kemenperin, mengatakan saat ini teknologi digital telah merubah segala sesuatu bidang ekonomi termasuk sektor logistik. Apalagi, sektor industry manufaktur juga sangat tergantung pada logistik terutama berkaitan dengan ekspor.


"Kalau kita tidak ikuti dan melakukan penyesuaian, maka akan ketinggalan," katanya.


Haris mengatakan perubahan tren ini merupakan suatu kesempatan besar bagi para pelaku sektor logistik untuk mengembangkan inovasi-inovasi di rantai pasok dan terus mengembangkan integrasi di rantai pasok tersebut.


"Perusahaan-perusahaan di sektor logistik pun harus terus meningkatkan kemampuan dan nilai tambah dari layanan yang diberikannya agar bisa tetap survive," jelasnya.


 


This news does not have any tags yet.