Pelindo II Bantu Pemasangan Listrik untuk 2000 Keluara Miskin di Bogor

Wilam Chon - Jakarta, 09/08/2018, 07:00

*

Pelabuhan Indonesia II /IPC mendukung program pemasangan listrik gratis bagi keluarga tidak mampu yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.


Untuk itu Pelindo II ambil bagian dalam penandatangan kerjasama Program Penyambungan Listrik melalui Sinergi BUMN untuk Masyarakat Tidak Mampu tahun 2018. Program ini diinisiasi Kementerian BUMN.


Siaran pers Pelindo II Rabu (8/8/2018) menyebutkan melalui dana sponsorship, IPC akan fokus pada pemenuhan kebutuhan listrik bagi 2.000 keluarga miskin di wilayah Kota Bogor.


"Rumah-rumah mereka akan disambungkan dengan aliran listrik dengan tarif dan daya tersambung R1T/450 VA (empat ratus lima puluh Volt Ampere).


IPC berkontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. "Kami berharap kerja sama dengan PLN dan beberapa BUMN lain untuk penyambungan listrik bagi 2.000 keluarga tidak mampu di Kota Bogor bisa terealisasi pada akhir tahun ," kata Direktur SDM dan Hukum IPC, Rizal Ariansyah.


Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, terdapat sekitar 392.000
rumah di Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta yang belum dialiri listrik.


Mereka tidak mampu  membayar instalasi listrik yang rata-rata tarifnya di atas Rp1 juta.


Sebanyak 35 perusahaan BUMN bersinergi membiayai penyambungan listrik bagi rumah tangga tidak mampu di sekitar Jawa Barat bagian selatan dan Banten.


Rizal menambahkan, program ini dilaksanakan berdasarkan Surat Kementerian BUMN No. S114/S.MBU/07/2018, tanggal 13 Juli 2018, perihal Program Elektrifikasi Jawa Barat Bagian Selatan dan Banten.


Kementerian BUMN sendiri menargetkan mampu menyelesaikan pemasangan instalasi listrik bagi 103 ribu rumah tangga pada 28 Oktober 2018, dengan perkiraan biaya y
mencapai Rp 56,9 miliar.


Jumlah masyarakat kurang mampu yang dipilih untuk mendapatkan listrik tersebut
ditetapkan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
(TNP2K). (wilam)


This news does not have any tags yet.