Pelindo II Cabang Tanjung Priok Luncurkan Digitalisasi Layanan Pandu & Tunda

Wilam Chon - Jakarta, 04/10/2018, 05:58

*

PT. Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok melakukan pembenahan proses bisnis dengan meninggalkan  layanan pemanduan dan penundaan  secara manual untuk  beralih ke sistem digital port.


Peluncuran digitalisasi pemanduan dan penundaan (towage & pilotage) ditandai dengan sosialisasi dan Go - Live Marine Operating System’ (MOS), Rabu (3/10/2018) di Kantor  Pelindo II Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Peluncuran MOS ditandai  dengan  pemotongan tumpeng oleh Direktur Operasional Pelindo II Prasetyadi yang diberikan kepada Kepala OP Tanjung Priok Capt. Hermanta, disaksikan GM Pelindo II Tanjung Priok Mulyadi, serta pelaku usaha pelayaran yang hadir.


 Aplikasi Marine Operating System (MOS) terintegrasi dengan  aplikasi pelayanan kapal, sekaligus merupakan bentuk dukungan terhadap sistem layanan kapal Inaportnet Kementerian Perhubungan, kata GM Pelabuhan Cabang Tanjung Priok Mulyadi.


Selama ini  layanan pandu/tunda (Towage dan Pilotage) dilakukan secara manual. "Untuk  mewujudkan IPC sebagai World Class Port Operator perlu Operational Excellence. Layanan Pemanduan menjadi salah satu layanan yang mendapatkan perhatian khusus  dalam rangka mewujudkan visi dan misi IPC.


MOS merupakan sistem yang di desain guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan pemanduan dan penundaan kapal antara lain: Resources Management, Planning Scheduling Deployment, Resources Optimizer, Order Dispatching, Order Executing, Free Movement, Monitoring Controlling & Reporting dan System Interconnectivity


Benefit yang diperoleh setelah implementasi MOS adalah memberikan kemudahan dan efisiensi bagi planner dalam optimalisasi dan penyesuaian kebutuhan kapal terhadap resource, Real time record pelayanan, adanya status track dan tracing resources, berkurangnya running hours dan meningkatkan efisiensi pergerakan untuk tug boat dan efisiensi perjalanan untuk pilot boats, penghematan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pelumas baik Tug Boat maupun Pilot Boat dan meningkatkan governance.


Masing-masing petugas Driver car, Pandu dan Tug boat dilengkapi fasilitas iPad (Launch Mobile App) menerima job order dari Marine Control Centre (MCC) .


Setelah realisasi pekerjaan Launch master , Job planner  perlu mengetuk "Ok" untuk melihat detail pekerjaan, konfirmasi akan dikirim ke Job Planner setelah Launch master tap pada "Ok". 


Khusus untuk petugas pandu memasukkan nama Shipmaster dan meminta tanda tangan induk Kapal (Built-in On Screen Signature/Digital Sign-Off).


Untuk perusahaan pelayaran/Shipping Agent keakuratan realisasi pelayanan dapat mencapai 99%, Digital Sign-Off dari Shipmaster/nahkoda kapal, memperkecil keluhan pelayanan terkait nominal penagihan yang akurat dan tepat waktu.


Sementara Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Hermanta  dalam kesempatan  itu mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut.


Di samping itu, kata  Hermanta,  acara ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana bertukar informasi mengenai jasa pelayanan kapal serta menjadi sarana komunikasi  antara Instansi Pemerintah dan para stakeholders di lingkungan pelabuhan khususnya Pelabuhan Tanjung Priok.


This news does not have any tags yet.