Pelindo II Kerahkan Dua Kapal Bantu Pencarian Korban Pesawat Lion Air

Wilam Chon - Jakarta, 31/10/2018, 07:31

*

PT Pelabuhan Indonesia II  / IPC terus membantu upaya evakuasi pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan dekat daerah Karawang, Jawa Barat.


Shanti Puruhita, Sekretaris Perusahaan IPC, mengatakan pihaknya telah mengerahkan dua kapal, masing masing satu Tugboat SDS 36 dan satu kapal motor pandu menuju perairan Karawang  di sekitar lokasi jatuhnya pesawat untuk ikut mencari korban.


Sejauh ini, katanya, tim evakuasi sudah mengumpulkan beberapa bagian tubuh manusia dan sejumlah benda serta serpihan pesawat, yang dikumpulkan di Posko Evakuasi IPC, di Dermaga ex. JICT 2, Tanjung Priok, katanya dalam siaran pers kemarin malam.


Saat ini, di lokasi Posko Evakuasi IPC yang didirikan sejak Senin sore, selain tersedia area parkir yang cukup luas untuk menampung mobil ambulance dan sejenisnya juga disiapkan tempat istirahat dan ibadah, tenda-tenda penampungan, mobile toilet dan juga disediakan air bersih, konsumsi dan listrik.


Tepat di bibir dermaga yang menjadi lokasi sandar kapal dalam melakukan evakuasi juga telah dipasangi garis pembatas atau police line untuk memudahkan proses evakuasi tim SAR.


Sore kemarin, Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri meninjau langsung aktivitas di lokasi posko evakuasi, Pelabuhan Tanjung Priok.


Dalam kesempatan tersebut, turut mendampingi Presiden yaitu Kepala Basarnas, Muhammad Syaugi; Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya serta sejumlah instansi terkait lainnya. 


Presiden menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban yang menjadi bagian dari kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.


Seperti diketahui, sejauh ini, baik IPC maupun pihak keluarga kehilangan kontak dengan Mack Stanly dan Herjuno Darpito. Keduanya bertolak ke Pangkal Pinang menggunakan pesawat tersebut untuk bertugas di Kantor IPC Cabang Pangkal Balam.


This news does not have any tags yet.