Soal Pungli, Komunitas Transportasi & Logistik Apresiasi Kemenhub

Wilam Chon - Jakarta, 16/05/2018, 08:22

*

Komunitas Transportasi dan Logistik mengapresiasi langkah  Kementerian Perhubungan  yang  menindaklanjuti upaya pemberantasan pungutan liar (pungli) dengan menggelar rapat koordinasi Rabu (16/5/2018) ini.


Hal itu diungkapkan Yukki Nugrahawan Hanafi dan Setijadi mewakili  Konunitas Transportasi dan Logistik kepada Indonesia Shipping Gazette di Jakarta, kemarin.


Informasi yang dihimpun Indonesia Shipping Gazette kemarin, Ditjen Perhubungan Darat, Kemenhub Rabu ini menggelar rapat koordinasi dengan  berbagai pejabat dari instansi terkait untuk menindak lanjuti arahan Presiden RI  terkait pengentasan  permasalahan  pugutan liar (pungli) terhadap angkutan barang di jalan.


Komunitas Transportasi terdiri atas beberapa tokoh asosiasi  seperti dari  Supply Chain Indonesia (SCI), Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda), Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo), Indonesia Logistics Community (ILC), Indonesia Overdimension Cargo & Heavylift Community (IOH-C), dan Shipbrokers Indonesia (SBI).


Salah satu langkah nyata,  komunitas ini telah memfasilitasi penyediaan media sosial Facebook. Melalui medsos tersebut, pengemudi truk yang mengalami tindak pungli (dan premanisme) dapat menyampaikan laporan dengan mengirimkan bukti-bukti, kata Setijadi.


Komunitas ini juga telah membentuk Group WA "Crisis Center Pungli" yang membahas  berbagai kasus pungi terhadap angkutan barang


Yukki Nugrahawan Hanafi  mengharapkan  rapat koordinasi tersebut ditindak lanjuti dengan   berbagai tindakan nyata yang  membutuhkan komitmen, koordinasi, dan sinergi, baik antar kementerian, lembaga, dan instansi terkait, maupun dengan pelaku usaha dan pengemudi. 


Koordinasi dan sinergi itu tidak hanya di pusat, namun juga di daerah-daerah, tambahnya.


This news does not have any tags yet.