Tol Laut dapat Tekan Harga Beras, Gula , Tepung Terigu, Mie instan & Semen di Natuna

Wilam Chon - Jakarta, 26/09/2018, 09:58

*



PT Multi Terminal Indonesia (MTI)  sebagai koordinator dalam program Tol Laut   bersama PT Pelni, PT SBN dan Perum Perindo serta BUMN lainnya dinilai sangat membantu masyarakat Natuna. Karena  program Tol Laut telah menurunkan  harga barang beberapa komoditas.


Hal itu diungkapkan  Dirut PT MTI Agus Hendrianto  saat menerima kunjungan Wakil Bupati Natuna di kantornya belum lama  ini.


Menurut dia, dampak positip program tol laut antara lain beras sudah  mencapai penurunan 10,71%, gula 21,88%,  tepung terigu 42,86%, mie instan 11,58% dan semen 23,16%.


Sementara  Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni mengapresiasi peran  PT MTI dan BUMN lain yang sudah hadir di Natuna,  sehingga dapat menurunkan harga kebutuhan bahan pokok.


"Harapan Kami agar program Tol Laut dapat terus berjalan untuk membantu masyarakat serta mensupport kegiatan perekonomian di Natuna, meskipun muatan kapal balik dari Natuna ke Jakarta masih belum maksimal," kata Wabup.


PT Multi Terminal Indonesia (MTI) atau IPC Logistic Services mendapat penugasan dari Kementerian BUMN melalui PT Pelabuhan Indonesia II  untuk menjadi koordinator dalam melaksanakan program Tol Laut, dengan Trayek T2 (Pelabuhan Tanjung Priok-Tanjung Batu-Blinyu-Tarempa-Natuna-Midai-Serasan-Tanjung Priok).


Kemenhub menilai trayek tersebut sebagai trayek handalan dan  program tol laut  berhasil menekan disparitas harga barang di Kepulauan Natuna.


Sedangkan dalam bahasan MTI bersama perwakilan Kemenhub, PT SBN, Perum Perindo dan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni mengenai  Program Tol Laut di wilayah Natuna bersepakat untuk tetap dilanjutkan.


"Kami berharap agar jenis muatan tol laut Natuna dapat diperluas, sehingga semakin banyak komoditas yang semakin terjangkau oleh masyarakat setempat," tegas Agus.


Program Tol Laut ke Natuna dan sentra logistik Rumah kita untuk membantu kebutuhan  bahan pokok agar tidak terjadi inflasi dan tetap  stabil.


Program ini penting  mengingat sebelum adanya Program Tol Laut, pendistribusian bahan-bahan pokok dikuasai oleh kapal-kapal pedagang yang menyebabkan harga tinggi, ujar Wabup.


This news does not have any tags yet.