YLKI Prediksi Kendaraan Banjiri Jalan Tol Transjawa

Wilam Chon - Jakarta, 07/05/2018, 09:23

*



Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memprediksi mudik lebaran 2018 volume traffic /kendaraan akan membanjiri jalan tol.


Alasannya ada dua hal. Pertama  tersambungnya ruas jalan tol Transjawa dari Merak sampai Surabaya dan kedua adanya diskon tarif tol.


Pemerintah mengasumsikan diskon tarif tol untuk mengurangi beban traffic di jalan arteri dengan  berpindah ke jalan tol.


YLKI menilai sesungguhnya diskon tarif tol itu bukanlah insentif bagi konsumen, tetapi merupakan disinsentif karena akan menciptakan kemacetan yang lebih parah di jalan tol," kata Tulus Abadi dalam siaran persnya Senin (7/5/3018).


"Bahkan", kata Tulus, diskon tarif tol adalah jebakan batman bagi konsumen (pemudik Lebaran).


Diskon tarif tol bisa juga dimaknai sebagai upaya pemerintah mempromosikan ruas tol baru pada masyarakat dan  merupakan bentuk "konspirasi" pemerintah dengan pengelola jalan tol.


Dengan fenomena itu, tambah Tulus,  pihak  kepolisian,  Kemenhub dan  pemerintah daerah harus bekerja ekstra keras untuk melakukan rekayasa lalu lintas yang lebih kreatif dan cerdas.


Jangan sampai tersambungnya ruas tol Transjawa dan diskon tarif tol pada arus mudik 2018 justru menjadi bencana lalu lintas  bagi  pemudik.


Rekayasa lalu lintas yang paling konkrit dan komprehensif adalah menambah kapasitas angkutan umum termasuk kapasitasnya  di daerah. Bukan memberikan diskon jalan tol bagi pemudik, kata Tulus Abadi.


Tulus membenarkan  prediksi Kepala Korlantas Mabes Polri Royke Lumowa bahwa  arus mudik Lebaran 2018 akan lebih macet.


Sebab, dengan tersambungnya tol Transjawa akan mendorong eforia masyarakat menggunakan jalan tol sebagai alternatif mudik, kata Tulus Abadi. (wilam)


Related News

YLKI Minta Pemprov DKI Tidak Naikkan Pajak Penerangan Jalan

May 16, 2018

YLKI Prediksi Kendaraan Banjiri Jalan Tol Transjawa

May 07, 2018

YLKI NILAI PENGANULIRAN LARANGAN MOTOR DI THAMRIN CORENG WAJAH TRANSPORTASI 

Jan 13, 2018