Resolusi Tahun Baru: IPC Ajak Stakeholder Optimalkan Digital Platform

Damas Jati - Jakarta, 03/01/2019, 12:25

*

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC terus mendorong para pemangku kepentingan yang ada dalam ekosistem kepelabuhanan untuk beradaptasi memanfaatkan semua platform layanan berbasis digital yang telah disiapkan. Adaptasi itu dibutuhkan, agar digitalisasi pelabuhan yang sedang diterapkan bisa dilakukan secara total dan menyeluruh.


“Kita harus berkolaborasi agar tercipta sistem logistik nasional yang semakin efisien dan berdaya saing tinggi,” kata Direktur Komersial IPC, Saptono R. Irianto, di hadapan para pemangku kepentingan kepelabuhanan, saat membuka acara Malam Apresiasi Nahkoda Last Call 2018 & First Call 2019.


Saptono mengatakan, memasuki tahun 2019, komitmen IPC melakukan transformasi mewujudkan pelabuhan kelas dunia semakin kuat. Tahun ini, IPC memasuki tahap Sustainable Superior Performance, di mana IPC memiliki target yang berfokus pada tiga hal, yakni strategi pertumbuhan, konektivitas nasional, dan ekspansi global. 


“Terkait dengan strategi pertumbuhan itu, kami berharap IPC dan para pemangku kepentingan (stakeholder) bisa tumbuh bersama mencapai hasil yang optimal. Kita harus tumbuh dan menjadi bangsa yang memiliki daya saing tinggi di kancah global,” tegasnya.


Acara ‘Malam Apresiasi Nahkoda Last Call 2018 & First Call 2019’ diadakan oleh IPC Cabang Tanjung Priok.  Kegiatan yang menandai pergantian tahun 2018 dan 2019 tersebut diisi dengan melepas kapal terakhir tahun 2018 dan menyambut kapal pertama 2019, yang bersandar di Tanjung Priok.


Kapal Uni-Angel yang dinahkodai Kapten Amazona Celso (berbendera Panama) tercatat sebagai kapal terakhir tahun 2018 yang dilepas dari Tanjung Priok. Sedangkan kapal  pertama yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2019 adalah Kapal Kanchana Naree, yang dinahkodai Kapten Rachen Watthanaphaet.


Pelepasan kapal terakhir 2018 dan penyambutan kapal pertama 2019 di Pelabuhan Tanjung Priok dilakukan oleh Direktur Operasi IPC, Prasetyadi.


Selain seremoni pelepasan dan penyambutan kapal pertama 2019, PT Pelabuhan Tanjung Priok juga menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk para korban dan keluarga korban yang terdampak bencana Tsunami Selat Sunda. Bantuan diberikan dalam bentuk uang.


This news does not have any tags yet.