Ini Penyebab Macet Tanjung Priok versi DPD Aptrindo DKI

May 27, 2018

Kemacetan dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok, ada keterkaitan dengan pembatasan jam operasi angkutan barang di Tol Cikampek, mahalnya tarif tol Tanjung Priok dan rendahnya layanan di NPCT 1.…See Details...

Kemacetan Akses Pelabuhan Priok Rugikan Pengusaha Angkutan, Importir dan Sopir Trailer

May 27, 2018

Kemacetan parah jalur logistik dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok sebulan belakangan ini telah meresahkan asosiasi importir (GINSI), asosiasi pengusaha truk (Aptrindo) dan para sopir trailer. …See Details...

ALFI Harapkan Presiden Menyetujui Revisi PMK 229/2017

May 25, 2018

Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Widijanto mengatakan sekarang ini pihaknya tinggal menunggu respon Presiden menyangkut usul revisi Peraturan Menkeu No 229/PMK.04/2017. …See Details...

Aptrindo Kaji Cara Efektif Lindungi Sopir dari Pemerasan

May 23, 2018

DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) sedang mengkaji cara yang efektif untuk melindungi sopir dari ancaman pemerasan di jalan. Ketum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Rabu (23/5/2018) mengatakan dalam rapat Aptrindo kemarin berkembang usul agar semua truk angkutan barang dilengkapi Global Positioning System (GPS) dan "panic button" yang dihubungkan kantor kepolisian terdekat dan kantor pengusaha angkutan. Dengan cara ini kalau ada sopir yang terancam dia dapat menekan "panic button" sehingga aparat kepolisian dapat segera bertindak ke lokasi kejadian. Menurut Tarigan, di Jakarta Utara tercatat 12 lokasi rawan aksi premanisme dengan berbagai modus. Sebagai contoh, di area Nagrak-Rorotan dan sekitarnya. Pelaku preman berkedok penjual aqua yang memaksa sopir wajib beli aqua. Sementara di depan Jl. Jampea (Lorong 5, 6, 7) dan area Pos 9. Pelakunya anak anak ( Asmoro) mengambil paksa perlengkapan truk seperti aki, rantai, terpal, perlengkapan kunci dan lain lain. Di area Jl.Tipar Cakung. Pelaku preman berkedok sopir KWK. Modus operandinya pintu KWK dibuka dengan tiba2 sehingga tertabrak truk. Mereka minta paksa uang ganti rugi 2-3 juta rupiah , kata Tarigan Sepanjang Marunda, Cakung, Priok Area. Pelaku preman ( kabarnya dilindungi oknum aparat) memaksa sopir pasang stiker dengan harga 100.000 - 200.000 per truk. Jika sopir menolak pelaku mengambil STNK /SIM secara paksa. Tarigan mengatakan Aptrindo sangat serius ingin melindungi sopir dari gangguan para preman. Karena sopir ini tanggungjawabnya sangat besar saat di jalan raya. "Dia harus melindungi kendaraan plus barang dan nyawanya sendiri," kata Tarigan. Menurut Tarigan, tidak sedikit sopir angkutan menghadapi kekerasan di jalan sampai nyawanya sendiri melayang. Tarigan mengatakan tadinya pengusaha angkutan barang mencari cara sendiri-sendiri untuk mengamankan kendaraan termasuk sopir dan barang muatan. "Ada yang minta pengawalan aparat dan lain-lain." "Nah sekarang mumpung kasus ini sudah mendapat perhatian Presiden mari kita dukung dengan aksi nyata," kata Tarigan. (wilam) .…See Details...

​ IPC TPK Palembang Terima Service Baru

May 21, 2018

IPC Terminal Petikemas Area Palembang, anak perusahaan Pelindo II, menerima tambahan layanan kapal petikemas domestik dengan masuknya kapal Indo Container Line (ICON), Senin (21/5/2018). Kapal Indo Container Line rute Tanjung Priok - Palembang berkapasitas 202 TEUs, bongkar sebanyak 93 TEUs dan muat 22 TEUs.…See Details...

YLKI Minta Pemerintah Audit Keberadaan Rest Area

May 21, 2018

Selain membludaknya volume kendaraan, kemacetan lalu lintas di jalan tol dipicu oleh keberadaan rest area. Karena itu YLKI menilai diperlukan management traffic yang lebih cerdas dan kreatif.…See Details...

DPP ALFI Surati Presiden Minta PMK 229/2017 Direvisi

May 18, 2018

DPW ALFI tidak ingin PPJK anggotanya terus-terusan terkena Notul. Sekarang saja total Notul yang harus dibayar PPJK sekitar Rp 5 miliar akibat terlambat menyerahkan SKA.…See Details...

Pelepasan Ekspor dengan Kapal Besar

May 18, 2018

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan bahwa ekonomi di Indonesia tetap tangguh dan terus bergerak, hal ini ditandai dengan dilepasnya muatan ekspor dengan kapal raksasa CMA CGM Tage dari Pelabuhan Tanjung Priok oleh Presiden RI dan sejumlah Menteri pada Selasa (15/5).…See Details...

​MV Interasia Progress setiap 2 Minggu Sandar di IPC TPK Panjang

May 17, 2018

MV Interasia Progress dengan kapasitas 2.700TEUs setiap dua minggu secara bergantian dengan MV Sendang Mas melakukan bongkar muat komoditas impor/ekspor di IPC Terminal Petikemas (TPK) Area Panjang.…See Details...

YLKI Minta Pemprov DKI Tidak Naikkan Pajak Penerangan Jalan

May 16, 2018

​Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI ) minta Pemprov DKI Jakarta tidak menaikkan Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Karena akan membebani tagihan listrik konsumen dan tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Hal itu ditegaakan Ketua YLKI Tulus Abadi menanggapi Pemprov DKI sedang merevisi Perda No. 15 Tahun 2010 tentang Pajak Penerangan Jalan (PPJ). …See Details...