Aptrindo Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalulintas untuk Sopir Truk

Pengamat transportasi Darmaningtyas mengingatkan para sopir truk agar tidak menggunakan alat komunikasi (telepon selular/ponsel) saat mengemudi karena dapat memicu kecelakaan di jalan raya.

Darmaningtyas, mengungkapkan hal itu pada acara sosialisasi keselamatan berlalulintas yang digelar Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dan diikuti puluhan pengemudi truk di Kantor Aptrindo, Selasa (30/4/2019).

Pimpinan LSM Institut Studi Transportasi (Instran) itu mengungkapkan besarnya kasus kecelakaan lalulintas akibat pemakaian ponsel adalah 28%, yang meliputi 25% karena berkomunikasi lisan, dan 3% akibat mengetik WA/SMS di ponsel saat berkendara.

Menurut dia mengemudi sambil menggunakan ponsel cukup riskan bagi keselamatan. Karena bila kita melihat ponsel selama 4 detik pada saat sedang berkendara dengan kecepatan 80 km/jam, itu sama dengan menempuh jalan sejauh 86 meter dalam keadaan buta.

Dia juga mengatakan kendati data kecelakaan lalulintas yang melibatkan kendaraan truk hanya 8% dibanding mobil penumpang 15% dan sepeda motor 73%, tapi dampaknya sangat fatal. “Jarang korban selamat dalam kecelakaan yang melibatkan truk,” tambah Darmaningtyas.

Sebelumnya, Kasudin Perhubungan Jakarta Utara, Bernard Hutajulu mengingatkan pengemudi untuk mencapai keselamatan dimulai dengan mematuhi kelengkapan kendaraan seperti uji kir, kelengkapan dokumen pengemudi (SIM & STNK), dan selalu mematuhi rambu lalulintas.

Sosialisasi juga menampilkan pemutaran video tentang kecelakaan lalulintas di Jakarta Utara yang melibatkan truk trailer.

Hadir juga pada acara sosialisasi, Ketua DPD Aptrindo DKI Jakarta Mustajab Susilo Basuki.

Leave a Comment