Uniair Indotama Cargo, PLB e-Commerce Pertama di Indonesia

Keterangan foto: Decy Arifinsjah Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta, dan, Eko Prasetio Direktur PT Uniair Indotama Cargo

Pada Kamis (28/3/2019), PT Uniair Indotama Cargo telah mendapatkan izin sebagai PLB (Pusat Logistik Berikat) dan PDPLB (Pengusaha dalam Pusat Logistik Berikat) dari Kantor Wilayah Bea Cukai DJBC Jakarta.

Pemberian izin ini dilaksanakan hanya dalam 1 (satu) jam setelah pemaparan profil bisnis PT Uniair Indotama Cargo. Pemaparan profil dilaksanakan di Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta, Kepala KPPBC TMP A Marunda, serta para pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Jakarta.

Yang menarik adalah, sebagai PLB yang ke-28, PT Uniair Indotama Cargo diberikan izin oleh Kantor Wilayah DJBC Jakarta sebagai PLB e-Commerce pertama di Indonesia.

Sebagai info, PT Uniair Indotama Cargo, yang berdiri sejak 1989, adalah bagian dari Dimerco Group yang tersebar di 17 Negara. Perusahaan ini telah bersertifikat ISO 9001-2000 certified, IATA, NVOCC, C-TPAT, TAPA, Green Building and AEO.

“Perusahaan ini memiliki beberapa roadmap antara lain mendukung BEKRAF melalui CBeC enabler (material supply, administration dan marketing), pembinaan dan menjadi pusat konsolidasi UKM/IKM untuk pasar global (Target Go Live 2020, menjadi top 5 exporter ke China di tahun 2025”, Eko Prasetio, Direktur PT Uniair Indotama Cargo, dalam pemaparannya.

Lanjut Eko Prasetio, roadmap lainnya adalah membuka STORE2GO di beberapa negara tujuan lain dan China 2025 untuk pengembangan UKM/IKM, target kerjasama dengan Platform Marketplace International seperti Amazon, Lazada, Alibaba, eBay, SATS Singapore, JD.COM, MAP, OT Group, GOORITA, serta target kerjasama dengan e-commerce enabler/Online Shop: Xiaomi, Lenovo, Samsung, Asus, Acer, Miniso, dan sebagainya.

Menurut Eko Prasetio, total pertumbuhan market e-Commerce di 6 (enam) negara Asean – Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam ada di angka 25%. “Sama dengan negara China 25%. Lainnya, Amerika 11%, Eropa 10%, dan Jepang 6%,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta, Decy Arifinsjah mengatakan bahwa Bea dan Cukai tidak henti-hentinya memberikan kemudahan dan fasilitas demi terwujudnya kegiatan perekonomian yang semakin baik di Indonesia. “Oleh karena itu, dalam rangka melaksanakan fungsi Bea Cukai yaitu Trade Facilitator dan Industrial Assistance, Kantor Bea Cukai telah terbuka memberikan izin kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia sebagai PLB dan PDPLB,” kata Decy.

Leave a Comment