KALOG Genap 10 Tahun, Kembangkan Strateginya Dengan Ekspansi dan Inovasi

Menginjak usia ke 10 pada 8 September 2019, PT Kereta Api Logistik (KALOG), salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), memantapkan posisinya di industri logistik dengan memetakan beragam peluang dan menyiapkan langkah ekspansif untuk mendorong bisnis yang berkelanjutan.

“Selama satu dekade, KALOG telah berupaya memberikan kontribusi bagi kelancaran sistim logistik nasional diantaranya melalui konektivitas layanan kereta api (KA) Kontainer hingga Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Emas Semarang, Tanjung Perak Surabaya, serta kawasan industri Karawang melalui Klari”, kata Hendy Helmy, Plt. Direktur Utama PT Kereta Api Logistik.

Lebih lanjut KALOG telah berhasil, menjadi pelopor dalam distribusi angkutan limbah menggunakan moda kereta api yang menjadi layanan pertama dan satu-satunya di Indonesia.

“Dalam hal kinerja keuangan, KALOG juga telah menunjukkan pencapaian yang menggembirakan pada tahun 2018 dengan membukukan pendapatan sebesar RP 928.467 juta atau meningkat 27% dari pendapatan 2017 sebesar Rp 727.551 juta”, Hendy menjelaskan.

Dalam momentum keberhasilan pencapaian 10 tahun itu, KALOG telah menyiapkan langkah ekspansif untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri logistik, diantaranya: peningkatan kapasitas dan kapabilitas baik dari sisi infrastruktur, sarana, SDM, proses bisnis, serta inovasi.

Dalam mempersipkan pengembangan bisnis, KALOG memastikan bahwa program yang dijalankan selaras dengan program PT Kereta Api Indonesia (Persero), induk perusahaan, serta Pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan dalam optimalisasi angkutan barang berbasis kereta api.

Dalam memetakan pengembangan jangka panjang dan pendek, KALOG telah mempersiapkan beragam langkah strategis, diantaranya:

1. Pengembangan layanan dengan menghadirkan layanan Pengeloalaan Terminal. Penambahan layanan tersebut akan melengkapi layanan yang telah tersedia baik dalam hal pengangkutan/distribusi maupun kegiatan penunjang seperti bongkar muat.

2. Ekspansi jangkauan layanan dengan hadir dan melayani wilayah yang tidak memiliki jalur kereta api seperti Kalimantan dan Sulawesi.

3. Mengembangkan bisnis existing dari beberapa lini bisnis seperti:

Layanan KA Kontainer
Peningkatan kapasitas angkut layanan KA Kontainer yang terintegrasi dengan kawasan industri melalui Stasiun Terminal Barang Klari (Karawang Timur) yang akan melayani Cikarang, Karawang, Cikampek, Purwakarta, dan sekitarnya. Upaya peningkatan tersebut dilakukan baik dalam hal penambahan rangkaian gerbong atau penambahan frekwensi perjalanan. Strategi yang sama itu juga akan diterapkan unutk memaksimalkan okupansi layanan KA Kontainer Gedebage – Jakarta.

Layanan Non Kontainer
Penjajakan untuk pengangkutan komoditi baru dengan value tinggi seperti Biji Plastik dan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) unutk mengakomodir kebutuhan jenis muatan (multi komoditi) guna memaksimalkan volume angkutan balik dari KA semen, dengan pengembangan inovasi baik dalam proses kemasan, handling, atau pengangkutan. Selain itu, dalam hal pengembangan layanan KA Limbah, KALOG sedang menjajaki peluang untuk penambahan relasi/rute yang menghubungkan angkutan baik dari timur maupun dari barat.

Layanan Kurir
Perluasan jaringan dengan membuka cabang di Medan, Palembang, Tanjung Karang, Makassar, Balikpapan, dan Banjarmasin. Dengan KALOG Express, KALOG akan menambah produk ekspress untuk kiriman diluar Jawa dan memperkuat sistim informasi teknologi.

Layanan Bongkar Muat Batubara
KALOG telah mengembangkan kontainer dengan sistim open side dump untuk memaksimalkan kegiatan bongkar muat angkutan batubara PT Bukut Asam. Saat ini KALOG telah menyewakan 60 unit per hari dan ke depan akan ditingkatkan hingga hampir 200 unit per hari. Selain itu, KALOG juga sedang mengembangkan untuk pengelolaan stasiun loading batubara di Muara Lawai (yang punya potensi 1 jota ton per tahun), di Merapi (potensi 2 juta ton per tahun), dan di Gelumbang (potensi 1 juta ton per tahun).

Dengan serangkaian strategi tersebut, KALOG berharap mampu menjadi satu-satunya backbone PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam bisnis angkutan barang dan jasa distribusi logistik terpadu (total logsitics solution melalui “End-to-End Services”.

Leave a Comment