Perdagangan China-AS Turun, Pelayaran Hentikan Sejumlah Layanan Mingguan

Menurunnya perdagangan AS-Cina mendorong perusahaan pelayaran peti kemas besar untuk menghentikan  sejumlah pelayaran mingguan di jalur transpasifik. Pembatalan ini menunjukkan pemulihan perdagangan yang lebih lama antara AS dan Cina. Sekaligus menandai awal yang lemah untuk pengiriman laut AS di tahun ini (2020).

Sekitar 24 pelayaran mingguan antara Asia dan Pantai Barat AS telah batal berlayar dalam delapan minggu pertama tahun 2020, seperti yang dilaporkan oleh perusahaan riset kontainer PR News Service yang berbasis di Inggris.

Pengurangan layanan adalah fenomena musiman karena Tahun Baru Imlek. Perayaan Tahun Tikus dimulai pada 25 Januari, dan sembilan dari pelayaran yang dibatalkan terjadi selama minggu tersebut.

Dilansir dari Dachser USA Air & Sea Logistics, awal liburan Tahun Baru Imlek akan mendorong penutupan total infrastruktur manufaktur China. Penutupan total ini karena bisnis dan pabrik di China akan tutup selama satu hingga empat minggu.

Selama Tahun Baru Imlek 2019, impor maritim bulanan dari China turun dari 609.000 pada akhir 2018 menjadi 345.000 pada Maret. Pengiriman impor bulanan dari China awal tahun 2020 masih di 17 persen lebih rendah dibandingkan akhir tahun 2019.

Menurut pimpinan redaksi PR News Service Paul Richardson, jumlah pelayaran yang dilaporkan batal pada kuartal pertama tampaknya sedikit lebih banyak dari pada kuartal pertama sebelumnya. Tiga belas dari pelayaran yang dibatalkan dijadwalkan selama enam hingga delapan minggu, tepat setelah periode Tahun Baru Imlek.

Aliansi Hapag-Lloyd, Ocean Network Express dan Yang Ming diperkirakan akan membatalkan setidaknya 12 pelayaran selama periode tersebut. Maersk dan MSC  (2M) akan memotong lima pelayaran. Ocean Alliance, yang meliputi CMA CGM, Cosco Shipping, Orient Overseas Container Line dan Evergreen, akan menangguhkan tujuh pelayaran mingguan.

Indikator awal aktivitas pelabuhan pantai barat menunjukkan awal yang lambat di 2020. Pengiriman impor maritim mingguan ke Los Angeles turun empat persen dari awal Oktober. Impor Oakland dan Seattle masing-masing turun lima persen dan 33 persen.

Kuartal keempat tahun 2019 juga merupakan masa yang sulit untuk angkutan laut karena 32 pelayaran dibatalkan dari Asia ke semua pelabuhan AS karena kombinasi dari penurunan permintaan dan Hari Libur Nasional China pada awal Oktober.

Kesepakatan “fase satu” yang dicapai Desember antara AS dan Cina sudah terlambat untuk menghentikan penurunan impor Tiongkok yang sedang berlangsung. Defisit perdagangan dengan China menyusut menjadi USD 25,6 miliar pada November, turun dari USD 27,8 miliar pada Oktober, kata Departemen Perdagangan.

Penurunan perdagangan AS-Cina yang terus menerus dirasakan paling berdampak di pelabuhan pantai barat AS. Volume impor empat pelabuhan teratas AS turun 3,7 persen selama 11 bulan pertama tahun 2019.

Sementara volume pelabuhan-pelabuhan Timur dan Gulf Coast tetap tumbuh 5,3 persen pada waktu yang sama, berkat peetumbuhan impor Asia Tenggara dan Eropa. Namun mereka tidak terhindar dari penurunan kuartal pertama.

Sebelas pelayaran mingguan antara minggu ke empat dan tujuh, dengan kapasitas gabungan 108.500 TEU, sedang kosong selama waktu itu. 2M diharapkan untuk membatalkan lima pelayaran, dengan Ocean Alliance dan THE Alliance diharapkan untuk menambah enam. Tiga pelayaran selanjutnya dari Mediterania ke pantai timur AS dan satu dari barat laut Eropa akan batal.

Dua pelayaran di rute pantai Teluk Asia-AS juga akan ditarik selama kuartal pertama, sementara satu lagi berlayar masing-masing dari barat laut Eropa dan Mediterania ke Teluk AS juga akan terdampak.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *