Resume : Container Shortage di Indonesia

27 Agustus 2021

GPEI: Presiden Perintahkan Menteri Terkait Cari Solusi Kelangkaan Kontainer

Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) meminta Presiden Joko Widodo untuk memerintahkan Menteri terkait serta Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) guna mencari solusi sehubungan dengan melonjaknya ocean freight atau tarif angkut kapal kontainer rute ekspor impor (internasional) imbas kelangkaan kontainer.

Sekretaris Jenderal GPEI Toto Dirgantoro menjelaskan meroketnya ocean freight di tengah kelangkaan peti kemas sudah tak terkendali lagi karena hingga mencapai 500 persen hampir di seluruh rute pelayaran utama. Naiknya ocean freight, kata dia, jelas menghambat ekspor nasional yang saat ini sedang menggeliat dan diminta oleh Kepala Negara untuk digenjot.

Details: https://www.logistiknews.id/2021/08/27/gpei-minta-presiden-perintahkan-menteri-terkait-cari-solusi-kelangkaan-kontainer/

26 Agustus 2021

Depalindo: Presiden Jokowi perlu Turun Tangan, Atasi Hambatan Ekspor Imbas Kontainer Langka

Dewan Pemakai Jasa Angkutan Laut Infonesia (Depalindo) mendesak Presiden Joko Widodo agar memerintahkan para Menterinya serta Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) untuk melakukan investigasi sehubungan dengan melonjaknya ocean freight atau tarif angkut kapal kontainer rute ekspor impor (internasional) imbas kelangkaan kontainer ekspor

“KPPU di Indonesia bisa juga melakukan penyelidikan. seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat dan di Eropa dengan mengeluarkan keputusan mengenai tarif-tarif kapal itu. Beberapa negara yang lain juga mencari solusi ekspor nasional mereka. Di RI, kita berharap juga demikian karena Presiden sudah menginstruksikan untuk menggenjot ekspor nasional,” ucap Toto.

Details: https://www.logistiknews.id/2021/08/26/depalindo-presiden-jokowi-perlu-turun-tangan-atasi-hambatan-ekspor-imbas-kontainer-langka/

25 Agustus 2021

Dahlan Iskan (Tokoh Nasional)

Krisis Kontainer sekarang ini mau tidak mau mengingatkan kita bahwa de-industrialisasi benar-benar terjadi di Indonesia. Kita pernah punya banyak sekali industri kontainer. Pabrik itu tutup satu per satu.

Dari keterangan itu jelaslah kita tidak punya lagi pabrik kontainer. Tapi siapa tahu keterangan itu salah. Siapa tahu masih ada yang tersisa. Atau jangan-jangan justru sudah ada pabrik baru.

Details: https://www.disway.id/r/1691/laut-jaya

24 Agustus 2021

Menteri Luhut: “Masalah kontainer ini terjadi diseluruh dunia, kita masih mencari jalan keluarnya bersama Menteri Perhubungan mengenai kontainer ini, memang ramai dibicarai soal ini. Tapi jawaban belum didapatkan, tapi kita masih kerjakan,” 

Ketua Asoiasi Logistik Indonesia Mahendra Rianto: “Masih sangat terganggu sama kelangkaan kontainer, salah satu customer ekspor furniture di Jawa Tengah itu nggak dapat-dapat (kontainer), harga naik 3 – 5 kali lipat. Pembeli juga jadi tahan dulu sampai harga kontainer turun. Tapi dia tunggu-tunggu tidak kunjung turun,”

Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani: “Harga freight naik 600%, apakah ada langkah dari pemerintah terkait naiknya biaya itu sebagai jalan keluarnya,” kata Hariyadi

Details: https://www.cnbcindonesia.com/news/20210824160822-4-270871/pengusaha-pusing-kelangkaan-kontainer-tak-ada-jalan-keluarnya

 

KEMENHUB: Jangan Bergantung Kepada MLO Asing, Indonesia harus mewujudkan Indonesia SEA ke Luar Negeri

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Mugen Sartoto mengatakan persoalan krisis kontainer ini juga menjadi pembelajaran supaya Indonesia tidak hanya bergantung kepada MLO asing. Dia pun berpendapat Indonesia harus mampu mewujudkan pendirian Indonesia Shipping Enterprise Alliance (Indonesia SEA) yang mampu berekspansi ke luar negeri.

Dia juga menegaskan permasalahan container shortage dan melonjaknya ocean freight rate bukan hanya menjadi isu nasional saja tetapi juga menjadi isu global. Sebab Amerika Serikat (AS) yang negara adidaya juga mengalami hal yang sama. “Kami setiap hari berusaha mencari solusi, sekaligus mintai data terkait dengan hal ini. Untuk meminta MLO menyediakan jumlah kontainer di Indonesia mudah saja, tapi tidak dengan mudah hal itu terlaksana, ini kaitannya dengan hitung-hitungan bisnis, dan itu berulang kali sudah kami sampaikan kepada mereka,” jelasnya.

Details: https://ekonomi.bisnis.com/read/20210824/98/1433436/krisis-kontainer-kemenhub-dorong-pendirian-indonesia-sea

 

INSA Akui Kelangkaan Kontainer Sulit Diprediksi

Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto menuturkan pada kuartal II/2021 ini kenaikan ongkos pengiriman laut atau ocean freight sudah mulai melandai tetapi masih berada pada level yang tinggi. Menurutnya, sepanjang masih banyak terjadi lockdown di pelabuhan – pelabuhan utama dunia yang menyebabkan kekacauan jadwal pelayaran kapal, maka kesulitan atas ruang kapal dan kontainer masih terus terjadi.

Namun, lanjut Carmelita, dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh para operator internasional (Main Line Operator/MLO) terkait dengan penyediaan kapal dan kontainer baru, pemenuhan pemerintaan akn terjadi secara gradual.

Dengan sejumlah proyeksi yang ada, dia menyebutkan pada akhir kuartal I/2022 level freight akan mulai kembali normal bukan saja dikarenakan suplai (tonnage dan container) yang mulai meningkat tapi juga yang paling mendasar adalah mulai berkurangnya dampak pandemi seiring dengan terus meningkatnya tingkat vaksinasi bukan hanya di Indonesia tetapi juga secara global.

Details: https://ekonomi.bisnis.com/read/20210824/98/1433460/insa-akui-kelangkaan-kontainer-sulit-diprediksi

 

23 Agustus 2021

Dahlan Iskan (Tokoh Nasional)

Tahun lalu sewa kontainer 40 feet masih 2500 dolar. Sekarang sudah menjadi 16.000 dolar. Bukan saja sangat mahal. Juga langka. Sulit mendapat kontainer. Bahkan sulit mendapat kapal!

Details: https://www.disway.id/r/1619/krisis-tertinggi

 

21 Agustus 2021

ALFI: Kelangkaan Kontainer akan Sampai Akhir 2022

Persoalan lainnya adalah, mengenai tidak tersedianya space di kapal karena full book, sempat ada penumpukan barang ekspor di lokasi pabrik yang bisa mengakibatkan stop produksi, hingga masih lemahnya ekosistem data di antara pelaku moda transportasi, pemilik barang, forwarder, dan instansi terkait.

Meskipun begitu, situasi kelangkaan kontainer yang dialami juga oleh negara-negara di dunia diperkirakan akan mulai berkurang hingga akhir 2022. Apalagi, Indonesia termasuk negara yang dinilai paling siap menghadapi persoalan tersebut, karena tidak mengalami lockdown dalam mengatasi Pandemi.

Akibat menurunnya perdagangan global termasuk aktivitas ekspor Amerika yang tidak lagi mengimbangi kondisi importasinya maka  mengakibatkan peti kemas eks Impor tertahan  yang kemudian mempengaruhi kondisi kelangkaan peti kemas secara global . Dengan demikian industri shipping global melakukan rasionalisasi biaya hingga pending shipment  atau omission .

Kondisi inipun tak luput berdampak pada aktivitas perdagangan dari dan ke Indonesia dengan rute internasional, lantaran perdagangan impor dan ekspor di Indonesia memiliki kecenderungan menggunakan peti kemas berukuran 20 feet untuk importasinya , sedangkan eksportasinya menggunakan peti kemas 40 feet.

ALFI telah menyampaikan usulan ke Pemerintah RI guna mengatasi persoalan kelangkaan peti kemas dalam rangka mendorong kelancaran arus barang ekspor dan impor Indonesia

Details: https://theshippinggazette.com/finding-solutions-of-container-shortage-to-secure-export-import/

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *