Skip to content

PTP Desain Muara Sabak sebagai Terminal Muat Barang dari Jambi

*Riry Syeried Jetta dan Ari Henryanto

Pelabuhan Muara Sabak, Jambi  di-desain sebagai “Terminal Muat” bagi komiditas original produk dari propinsi Jambi seperti minyak kelapa sawi (CPO) dan sejenisnya yang akan diangkut ke luar seperti ke Dumai maupun daerah lainnya.

Hal itu diungkapkan Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Ari Henryanto di kantornya kemarin.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

PTP sebagai anak  perusahaan IPC diberi kepercayaan oleh Pelindo II untuk menangani barang barang non-petikemas di Jambi.

Dengan demikian, PTP akan mengoperasikan Pelabuhan Muara Sabak mulai awal 2019. Sementara saat ini sudah mengoperasikan Pelabuhan Talang Duku, Jambi.

Ari mengatakan pengoperasian Muara Sabak sebagai pelabuhan pemuatan barang diharapkan dapat menurunkan  biaya logistik, karena hanya memerlukan waktu tempuh 6 jam untuk sampai ke ambang luar.

Selama ini Pelabuhan Muara Sabak difungsikan sebagai pelabuhan tempat  bongkar barang.

Sementara komoditas original produk Jambi seperti CPO, karet, pinang dan lain lain yang akan diangkut ke luar di muat di Pelabuhan Talang Duku sehingga memerlukan waktu tempuh sekitar 30 jam melalui sungai untuk sampai ke ambang luar.

Ke depan komoditas tersebut diangkut melalui darat dari berbagai lokasi di Jambi ke Muara Sabak. Selanjutnya dibawa ke ambang luar dengan kapal yang hanya memerlukan total waktu 6 jam, meliputi 4 jam melalui jalan darat dari Jambi ke Pelabuhan Muara Sabak dan dari Muara Sabak ke Ambang Luar makan waktu sekitar 2 jam, kata Ari.

Pengembangan Pelabuhan Muara Sabak ke depan termasuk dalam  pengadaan alat bongkar muat akan  dilakukan dengan sistem Customize (menyesuaikan) dengan kepentingan customer, kata Ari.

Sementara, Pelabuhan Talang Duku, tambahnya, akan dijadikan  sebagai terminal pendukung (supporting)  Pelabuhan Muara Sabak. Artinya pebisnis atau kustomer tinggal memilih mau gunakan Muara Sabak atau Talang Duku.

Menurut Ari, produk unggulan di Jambi yang dibawa ke luar (outbound) untuk layanan domestik meliputi batubara, dan cangkang sawit. Selain itu CPO layanan ekspor via Dumai, karet, pinang, kelapa buah, kayu (playwood) dan kayu manis layanan  ekspor via Singapura.

Sedangkan produk unggulan inbound (masuk) ke Jambi meliputi: mesin mesin pabrik, aspal layanan impor. Selain juga barang layanan domestik meliputi: barang-barang konsumsi, batu split, tiang pancang dan barang kebutuhan proyek infrastruktur.

Dihubungi terpisah, Direktur Pembinaan Anak Perusahaan Pelindo II,  Riry Syeried Jetta, mengatakan dengan menggunakan jalan darat baik dalam mengangkut barang dari Muara Sabak keJambi atau sebaliknya dapat menghemat waktu sekitar 24 jam.

Kebijakan ini sekakigus dimaksudkan untuk mendorong kebijakan pemerintah dalam melancarkan arus barang sekaligus dapat menurunkan biaya logistik.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi hambatan kelancaran arus barang ke luar masuk dari dan ke Jambi akibat adanya pendangkalan Sungai Batang Hari, katanya.