*Zaroni, Senior Consultant SCI
Penerapan ‘standardisasi distribusi’ mendesak dikakukan Indonesiauntuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam sistem distribusi.
Zaroni, Senior ConsultantSCI mengatakan sistem distribusi ini sangat pentingkarena berkontribusi dalam mendorong daya saing perusahaan dan nasional.
Distribusi, katanya, menentukan ketersediaan dan kecepatan produk atau barang menjangkau pasar dan pelanggan.
Distribusi yang efektif akan mampu mengatasi persoalan kelangkaan barang dan fluktuasi harga yang berkontribusi terhadap inflasi, katanya dalam siaran pers Senin (29/10/2018).
Menurut dia, penerapan standardisasi distribusi dapat dimulai dengan penetapan sasaran akhir atau service level dan biaya distribusi.
Pemerintah, asosiasi, perusahaan, dan akademisi perlu membangun sistem informasi untuk mendapatkan data pencapaian service level dan biaya distribusi dari setiap sektor industri, produk atau komoditas, moda transportasi, dan lead timetransportasi origin dan destination, dari titik lokasi produsen sampai ke lokasi konsumen.
Selanjutnya, berdasarkan standardisasi service level dan biaya distribusi tadi standardisasi input dan proses mulai disusun.
Pada tatanan mikro, perbaikan sistem distribusi di perusahaan dilakukan dengan menerapkan manajemen logistik, khususnya operasional transportasi dan pergudangan.
Dari perspektif makro atau nasional, distribusi penting untuk menjamin ketersediaan barang dan stabilitas harga. Dua hal ini berkontribusi- signifikan terhadap inflasi, ujarnya.

