Kemenhub Kembali Gelar Pengukuran & Penerbitan Setifikat Kapal di bawah GT 7

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kemenhub  cq Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Angke menggelar kegiatan pengukuran dan penerbitan sertifikat kapal di bawah GT 7 di Pelabuhan Perikanan Kamal Muara, (26 – 27/3/2019).

Kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat nelayan di pesisir Jakarta, kata Kepala Kantor KSOP Kelas IV Muara Angke Capt. Handry Sulfian.

Penyelenggaraan Gerai Pas Kecil yang dilaksanakan tanpa dipungut biaya ini merupakan lanjutan dari kegiatan  sama yang dilakukan di Pelabuhan Muara Angke pada tanggal 5 Maret 2019 lalu.

Dalam kegiatan di Muara Angke tersebut, tercatat dari 81 kapal yang terdaftar di Muara Angke, sebanyak 72 kapal telah dilakukan pengukuran.

Sedangkan untuk kegiatan di Pelabuhan Perikanan Kamal Muara hari ini (27/3/2019), sebanyak 90 kapal akan diukur oleh ahli ukur dari KSOP Muara Angke tanpa dipungut biaya.

Kepala Kantor KSOP Kelas IV Muara Angke Capt. Handry Sulfian mengatakan, pengukuran dan penerbitan sertifikasi kapal ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat khususnya nelayan, agar mereka  mempunyai surat kepemilikan atas  kapalnya.

“Walaupun pelaksanaan Gerai Pas Kecil di Pelabuhan Perikanan Kamal Muara hanya dilaksanakan selama 2 (dua) hari, tetapi kegiatan pendaftaran dan pengukuran kapal di bawah GT 7 tetap akan dilaksanakan secara terus menerus oleh KSOP Muara Angke,” ujar Handry saat membuka kegiatan Gerai Pas Kecil, hari ini Selasa (27/3/2019).

Handry menjelaskan bahwa setiap kapal yang terdaftar di Indonesia dan berlayar di laut wajib memiliki Surat Tanda Kebangsaan Kapal, termasuk bagi kapal di bawah GT 7 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

“Bagi kapal di bawah GT 7, pas kecil merupakan dokumen yang sangat penting yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal, Surat Tanda Kebangsaan Kapal, dokumen kelengkapan berlayar, keamanan melakukan pelayaran, jaminan kredit usaha, serta memudahkan pendataan jika terjadi bahaya di laut atau saat berlayar,” jelas Handry.

Secara nasional total kapal di bawah GT 7 yang sudah disertifikasi dan memperoleh pas kecil sampai dengan tanggal 23 Maret 2018 sebanyak 38.682 kapal, terdiri dari 22.514 sertifikasi kapal di Pulau Jawa dan 16.168 sertifikasi kapal di luar Pulau Jawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *