Setelah mengunjungi beberapa tempat wisata di Indonesia seperti Bali, Surabaya dan Semarang, Kapal pesiar MS Viking Orion berbendera Norwegia sandar di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, 30 Maret 2019.
Kapal wisata bendera Norwegia tersebut memiliki panjang 228,4m, -6,7m LWS dan membawa 941 wisatawan dan 455 crew kapal.
Kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok merupakan rangkain penutup dari perjalanan wisata MS Viking Orion di Indonesia.
Sebelumnya kapal itu telah mengunjungi beberapa tempat destinasi wisata di Indonesia seperti Bali, Surabaya dan Semarang.
Sandarnya kapal pesiar berbendera Norwegia di Pelabuhan Tanjung Priok membuktikan bahwa pelabuhan tersebut mampu melayani kapal pesiar dengan baik sekaligus membuktikan bahwa Jakarta adalah kota yang aman dan memiliki daya tarik wisata bagi turis mancanegara.
Humas Pelindo II cabang Tanjung Priok Arief Nugroho, menyatakan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok mendukung program wisata “archipelago cruise” dari Kementerian Pariwisata dengan mengembangkan fasilitas pelabuhan, di antaranya pembangunan garbarata dan Museum Maritim Indonesia.
“Fasilitas garbarata nantinya akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan kepada penumpang kapal laut,” ujarnya melalui siaran pers-nya, Senin (1/4/2019).
Fasilitas ini akan berfungsi pada tahun 2019. Sedangkan Museum Maritim Indonesia (MMI) merupakan salah satu upaya dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) untuk memperkenalkan bidang kemaritiman kepada masyarakat untuk menarik wisatawan ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Bangunan bersejarah ini diresmikan pada 21 Agustus 1958 dan sebelumnya bangunan MMI digunakan sebagai kantor IPC cabang Tanjung Priok.

