PTP Multipurpose, anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II/IPC yang fokus pada usaha pengoperasian terminal multipurpose, terus melakukan ekspansi layanan dengan strategi ‘menjemput bola’ melalui cabang-cabangnya.
Baru-baru ini misalnya, melalui Cabang Pangkal Balam, PTP Multipurpose meng-handle pemuatan ekspor 10.000 ton cangkang sawit dari Pelabuhan Kawasan Belinyu dengan tujuan Negara Jepang. Ini merupakan ekspor perdana cangkang sawit dari kawasan tersebut ke Negeri Sakura.
Acara pelepasan ekspor tersebut langsung dipimpin oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman.
Proses pemuatan komoditas tersebut, menurut Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose, dilakukan secara ship to ship (STS) dan truck losing. Artinya, barang diangkut ke atas tongkang yang sandar di dermaga dengan system truck losing dan selanjutnya dari tongkang akan di-tranship ke mother vessel (bulk carrier).
“Kami sebagai profesional terminal multipurpose akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik guna mendukung peningkatan nilai tambah produk Indonesia serta meningkatkan devisa khususnya di wilayah Bangka Belitung dari kegiatan ekspor,” jelas Yossi.
Yossi juga menjelaskan, proses layanan tersebut dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dalam upaya mencegah terjadinya kemungkinan penyebaran coronavirus.

