Skip to content

Banjir Parah di Port Klang, Operasi Logistik dan Pelabuhan Terdampak

  • by

Banjir parah di Port Klang sebagai dampak dari hujan deras yang terjadi, berpengaruh terhadap operasi pelabuhan dan logistik.

Memburuknya situasi menyebabkan banyak staf operasional pelabuhan dan logistik tidak dapat melaporkan pekerjaannya akibat dari sulitnya akses perjalanan. Terminal Northport, Westports, dan Southport merupakan lokasi-lokasi yang terkena dampak banjir bandang tersebut.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Kejadian ini menyebabkan pergerakan peti kemas dan kargo dari dan ke pelabuhan tertunda selama beberapa hari ke depan. Selain itu, kapal sandar juga akan tertunda karena cuaca buruk yang menyebabkan penumpukan kapal di luar pelabuhan dengan perkiraan lebih banyak kapal yang akan tiba dalam beberapa hari ke depan.

Perwakilan dari Port Klang Authority menyatakan, “Kami bekerja sama dengan industri pelabuhan dan logistik untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dan melakukan segala kemungkinan untuk memastikan kelangsungan operasi pelabuhan dan logistik. Pengiriman barang-barang penting terutama makanan, pasokan medis dan muatan beku akan diprioritaskan.”

“Selama masa sulit ini, operator terminal, agen ekspedisi, perusahaan pengangkut, dan lembaga clearing goods pemerintah dihimbau untuk bersama-sama membantu dan memastikan barang dapat mencapai pasar dan meminimalkan keputusasaan publik yang sudah murka dalam menghadapi pandemi Covid-19. Namun demikian, kami menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar saat melalui masa sulit ini, dan kami yakin bahwa bersama-sama kita bisa mengatasi tantangan ini.”

Pelabuhan juga menyerukan untuk bersatu menunjukkan simpati, mendorong komunitas logistic dan pelabuhan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat lokal yang juga terkena dampak dari kejadian ini.

Sebelumnya, Yang Ming Marine Transport Corp (Yang Ming) telah berkoordinasi dengan Taiwan Foundation International Pte, Ltd dan investor Malaysia lainnya untuk mendirikan perusahaan depot gabungan bernama Jambatan Merah Formosa Depot Sdn. Bhd di Port Klang yang akan menyediakan depot peti kemas kosong darat serta layanan pemeliharaan dan perbaikan peti kemas.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Malaysia merupakan salah satu negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN. Berdasarkan laporan dari International Monetary Fund (IMF) yang dirilis pada bulan Juni, Gross Domestic Product (GDP) Malaysia diproyeksikan mengalami penurunan sebesar 3,8% tahun ini karena pandemi COVID-19, namun kembali ke tingkat pertumbuhan sebelum pandemi COVID-19 sebesar 6,3% pada tahun 2021.