Skip to content

FIATA: Logistik Urat Nadi Pembangunan Ekonomi

FIATA RAP (International Federation of Freight Forwarders Association Regional Asia Pacific) terus mendorong perluasan jaringan kerja sama antara pelaku usaha logistik dengan menyelenggarakan berbagai event untuk memperkenalkan consep pertemuan B2B (B2B meeting concept) dan mendorong anggotanya untuk menerapkan konsep tersebut.

Hal ini, menurut Yukki Nugrahawan Hanafi, Chairman FIATA RAP, penting dilakukan untuk merespons arus perdagangan peti kemas yang terus mengalami peningkatan.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Pandemi, menurutnya, telah mempengaruhi semua apspek kehidupan. Perubahan permintaan, misalnya, menciptakan adanya alternatif baru dalam pemenuhan kebutuhan. Bahkan, cara orang dalam membeli barang-barang yang mereka perlukan juga telah mengubahan cara memproduksi barang pada sisi lainnya.

“FIATA RAP telah mendorong semua anggota untuk mencoba merespons isu-isu tersebut dan mendorong adanya langkah-langkah adaptif dalam bisnis logistik,” kata Yukki, sembari mengamini hampir semua semua sektor, termasuk sektor logistic, telah beradaptasi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi.

Adaptasi cepat yang dilakukan perusahaan logistik juga didorong oleh peningkatan volume produksi barang yang didorong oleh terus meningkatnya tingkat konsumsi di regional Asia Pasifik. Bahkan peningkatan produksi dan volume tersebut telah menjadi faktor kunci percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Penignkatan produksi dan tingkat konsumsi juga telah berpengaruh terhadap aktivitas logistik.

Menurut Yukki, logistik merupakan urat nadi dalam pembangunan ekonomi. Karena itu, seyogyanya layanan logistik untuk selalu beradaptasi mengikuti perkembangan-perkembangan terbaru. Yukki menggarisbawahi sejumlah isu yang berdampak signifikan terhadap layanan logistk, termasuk perkembangan perdaganagn e-commerce. Cold chain distribution, isu lingkungan, digitalisasi, dll.

“Ini lah yang menjadi dasar mengapa FIATA RAP terus melakukan berbagai event agar berbagai pelaku usaha logistik bisa bersama-sama berkembang dalam tantangan-tantangan tersebut,” kata Yukki.

FIATA RAP sedang dalam proses untuk meningkatkan network  antara pelaku logistik dengan menyelenggarkan consep pertemuan B2B (B2B meeting concept). Hal ini akan mendorong peningkatan cakupan layanan logistik dan juga untuk meningkatkan penerapan aplikasi teknologi oleh para logistics providers. Dengan melakukan hal tersebut, proses recovery usaha bidang logistik pasca pandemi bisa berlangsung lebih cepat.

FIATA RAP, menurut Yukki, juga berupaya mendorong setiap perusahaan logistik untuk selalu meningkatkan level of service mereka. Jika level of service sektor logistk semakin baik, hal tersebut akan berdampak signifikan terhadap percepatan pembangunan ekonomi.

Perkembangan IT terkini dalam sektor logistic dan supply chain, turunnya ongkos angkut (freight rate), membaiknya masalah kelangkaan container, keberimbangan volume perdagangan antara kawasan merupakan kabar-kabar baik yang bisa mempercepat pemulihan sektor logistik.

Yukki menggarisbawahi, kerja sama B2B antara anggota FIATA akan mendorong peningkatan kinerja sektor logistic.

Siap Bantu Anggota

Dia juga menegaskan bahwa FIATA RAP perlu connect dan menyatu dengan industri agar bisa memberikan nilai tambah pada produk-produk yang ditawarkan ke konsumen. Layanan satu pintu (one stop service) dengan memberikan layanan multimoda dipastikan akan memberikan nilai tambah kepada customer.

FIATA RAP siap untuk membantu dan menfasilitasi semua anggota dalam dalam memanfaatkan moment kembali bergairahnya bisnis logistik pasca pandemi.

“Selama kongres FIATA (FIATA World Congress), kami merekomendasikan perlu adanya Langkah-langkah cepat dan akurat dalam layanan logistic sehingga bisa mendukung pembangunan ekonomi pasca pandemic. Bersama dengan seluruh anggota FIATA di seluruh dunia , kami bnisa membanguna partnership dan kolaborasi sehingga bisa meberikan benefit bagi semua anggota,” jelas Yukki.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana kinerja bisnis logistic pasca pandemic. Namun, perlu diningat bahwa kebisaaan manusia tidak akan berubah dengan cepat. Setiap orang masih melakukan aktivitas konsumsi, melakukan perjalanan, keluar rumah dan ketemu teman, yang mana semua aktivitas ini memerlukan layanan logistic. Bahklan selama pandemi, aktivitas logistic untuk mendistribusikan vaccine sangat diperlukam.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Karena itu Yukki mendorong setiap anggota untuk memanfaatkan setiap momentum yang ada, baik selama pandemic maupun pasca pandemi. Yukki juga mengapresiasi kepada KIFFA dan semua asoasiasi di Asia atas semua upaya, masukan, dan kerja sama dengan FIATA.