(dua dari kiri) Dirut IKI Shipyard, Diana Rosa dan Dirut PELNI Logistics, Edward Tobing, didampingi manajemen masing-masing perusahaan, memperlihatkan naskah Perjanjian Kerjasama, di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Jumat, 13 Oktober (dok. iki).
PT PBM Sarana Bandar Nasional (PELNI Logistics), anak usaha PT PELNI (Persero), bersama dengan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) / IKI Shipyard melakukan kerja sama dalam pemakaian lahan sebagai depo peti kemas.
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKs) kontrak sewa lahan dilakukan Edward Tobing, Direktur Utama PT PBM Sarana Bandar Nasional, dengan Dirut PT IKI (Persero), Ibu Diana Rosa Dirut di di kantor PT IKI Unit Bitung, Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (13 Oktober).
Direktur Operasi PELNI Logistics, Capt. Murdiyoto menginformasikan luas lahan milik IKI Shipyard yang digunakan oleh PELNI Logistics sebagai depo sebesar 4.089 meter persegi yang terletak di Pateten, Air Tembaga, Kota Bitung.
“Keterlibatan PT IKI juga turut mendukung kegiatan angkutan barang kapal penumpang PELNI maupun meningkatkan mutu kualitas angkutan Tol Laut,” katanya dalam keterangan tertulis kepada media, Sabtu (14 Oktober).
Lanjut Murdiyoto, peti kemas milik PELNI Logistics juga dipakai perusahaan induk, PT PELNI untuk pengangkutan muatan basah seperti ikan dan daging.
PELNI Logistics juga melibatkan anak usahanya yaitu PT Sarana Bandar Logistik maupun PT Sarana Bandar Indotrading.
“Kerja sama dengan PT IKI merupakan kerja sama yang saling menguntungkan. Dengan aktivitas bongkar muat peti kemas yang ada, tentu dibutuhkan perawatan maupun perbaikan secara rutin agar suplai kebutuhan peti kemas dapat terpenuhi dan selalu siap dipergunakan,” tutur Murdiyoto.
Sebelumnya PT PELNI sendiri sudah lama menjalin kerja sama dengan IKI Shipyard dalam hal perawatan kapal penumpang di galangan IKI di Makassar. Kerja sama ini semakin diperluas dengan kerja sama anak usaha PELNI, yaitu PELNI Logistics dengan IKI Shipyard.

