Skip to content

Gagal Naikkan Tarif (Spot Rate), Pelayaran Ambil Tindakan Blank Sailing hingga Akhir Tahun

Perusahaan pelayaran kontainer global mulai mengambil langkah drastis dengan melakukan ‘blank sailing’—pembatalan sejumlah jadwal pelayaran—sebagai respons terhadap kegagalan mereka dalam menaikkan tarif angkutan (ocean freight). Langkah ini diambil setelah pengumuman nilai Freight All Kinds (FAK) baru pada pertengahan bulan ini gagal memberikan dampak signifikan terhadap kenaikan harga spot rate (harga pasar riil saat ini).

Menurut laporan Drewry, konsultan industri pelayaran dan maritim yang berbasis di London, terhitung mulai Senin, 25 November 2024, hingga akhir tahun, sekitar 70 jadwal pelayaran global akan dibatalkan, atau setara dengan 10% dari total pelayaran global dalam periode tersebut. Pembatalan ini sebagian besar terjadi pada rute perdagangan utama, dengan sekitar 50% dari total pembatalan berasal dari rute Transpacific-Eastbound, 27% pada rute Transatlantic-Westbound, dan 23% pada rute Asia-Europe Westbound. Drewry juga mengatakan jumlah pembatalan ini masih bisa bertambah.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Drewry mengingatkan para pemilik barang untuk bersiap menghadapi gangguan pada jadwal pelayaran. “Dalam lima minggu ke depan, reliabilitas jadwal pelayaran akan terganggu. Pemilik barang perlu mengantisipasi dampak negatif dari pembatalan pelayaran ini,” kata Drewry dalam pernyataannya.

Spot Rate Tetap Stabil setelah Pengumuman FAK Baru

Meskipun ada pengumuman tarif baru (FAK) yang dilakukan oleh sejumlah operator pelayaran pada 15 November 2024, tarif angkutan petikemas (spot rate) untuk semua rute perdagangan internasional tetap tidak mengalami perubahan. Laporan Drewry menunjukkan bahwa indeks gabungan tarif global (World Container Index/WCI) mengalami penurunan 1%, meskipun ada sedikit kenaikan pada rute Shanghai-Rotterdam (1%) menjadi $4.071 per FEU dan Shanghai-Genoa (3%), menjadi $4.520 per FEU.

Meskipun tarif ini masih lebih tinggi secara signifikan dibandingkan tahun lalu—sekitar 255% lebih tinggi untuk Shanghai-Rotterdam dan 229% lebih tinggi untuk Shanghai-Genoa—para forwarder di sektor ini melaporkan bahwa upaya untuk menaikkan tarif angkutan spot tidak menunjukkan dampak yang signifikan. Mereka skeptis bahwa tarif FAK baru yang dijadwalkan berlaku pada 1 Desember 2024 akan memberikan dampak yang berarti.

“Tarif tetap stabil. Kami terus menerima pemberitahuan GRI (General Rate Increases), tetapi tarifnya cepat turun kembali. Kami yakin hal yang sama akan terjadi pada 1 Desember nanti, ketika tarif FAK baru berlaku. Tarif tersebut tidak akan bertahan lama,” ujar salah satu sumber dari pelayaran kepada The Loadstar.

Negosiasi Kontrak Baru Belum Efektif

Biasanya, dua bulan terakhir di akhir tahun adalah waktu bagi operator pelayaran dan pelanggan untuk merundingkan ketentuan kontrak tahunan, dengan tarif yang ditetapkan berdasarkan tarif spot yang berlaku. Saat ini, para pelaku industri masih menunggu apakah kenaikan FAK pada 1 Desember nantinya benar-benar berjalan.

Beberapa operator pelayaran, seperti CMA CGM, telah mengumumkan tarif FAK sebesar $6.500 per 40/FEU untuk rute Asia-Mediterania, yang setara dengan tarif yang diumumkan oleh MSC pada awal minggu. Hapag-Lloyd juga menetapkan tarif FAK sebesar $6.100 untuk Eropa Utara dan $6.400 untuk Mediterania Barat pada tanggal yang sama.

Namun, belum ada kepastian apakah tarif FAK tersebut akan memicu kenaikan spot rate. Banyak klien tampaknya menunda negosiasi kontrak hingga setelah Tahun Baru Imlek pada 27 Januari, mengingat banyak kalender kontrak Asia-Eropa yang bergeser dari pengaturan Januari-Desember menjadi kuartal pertama hingga kuartal pertama.

“Sebagian besar klien menunda negosiasi hingga setelah Tahun Baru Imlek, dan itu dapat dimengerti,” kata seorang forwarder yang dikutip oleh The Loadstar.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Sementara itu, tarif spot pada rute Shanghai-Los Angeles mengalami penurunan 5%, menjadi $4.488 per FEU, sementara tarif untuk rute Shanghai-New York tetap stabil pada $5.210 per FEU. Menurut CEO Hapag-Lloyd, Rolf Habben Jansen, meskipun banyak negosiasi sudah mulai dilakukan, terlalu dini untuk membahas kontrak baru. “Sebagian besar kontrak baru kemungkinan akan mulai berlaku pada kuartal pertama tahun depan,” ujarnya.