Skip to content

Samudera Indonesia Bagikan Dividen di Tengah Penurunan Laba

  • by

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) akan membagikan dividen tengah tahun atau interim sebesar Rp2 per saham. Berdasarkan harga penutupan saham SMDR di bursa pada hari Selasa, 30 Juli 2024, yang berada di level Rp316 per saham, yield dividen tercatat sebesar 0,63 persen.

Para investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan bursa tanggal 7 Agustus 2024 akan berhak menerima dividen ini. Dividen tersebut akan dibayarkan pada tanggal 28 Agustus 2024, dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp32,751 miliar. Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Sirkuler tertanggal 30 Juli 2024.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

“Pembagian Dividen Interim ini tidak memberikan dampak material terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” ujar Sekretaris Perusahaan SMDR, Farida Helianti Sastrosatomo, dalam keterangan resmi pada hari Selasa, 30 Juli 2024.

Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja keuangan semester I tahun 2024. Direktur Utama SMDR, Bani Maulana Mulia, melaporkan bahwa laba bersih perseroan pada semester I tahun 2024 mencapai USD22,507 juta, turun 56,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai USD51,743 juta.

Akibatnya, laba per saham dasar turun ke USD0,001 per lembar pada akhir Juni 2024, dari USD0,003 per lembar pada akhir Juni 2023. Penurunan ini disebabkan oleh pendapatan jasa yang merosot 18,02 persen secara tahunan menjadi USD323,9 juta pada akhir Juni 2024. Pendapatan dari uang tambang turun 32,4 persen menjadi USD196,04 juta pada akhir Juni 2024.

Namun, pendapatan dari jasa keagenan pengiriman barang dan pelabuhan meningkat 13,6 persen menjadi USD50,48 juta. Pendapatan dari jasa penanganan peralatan peti kemas dan muatan juga meningkat 28,5 persen menjadi USD36,5 juta, dan pendapatan sewa kapal berbasis waktu naik 85,6 persen menjadi USD24,572 juta.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Meskipun biaya jasa berhasil ditekan sebesar 10,8 persen menjadi USD270,41 juta pada semester I tahun 2024, laba kotor tetap mengalami penurunan sebesar 40,9 persen menjadi USD53,4 juta.