Skip to content

Tarif Charter Kapal Kontener Diprediksi Tetap Tinggi Setidaknya Hingga Pertengahan Tahun

Memasuki tahun 2025 dan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek pada 29 Januari, pasar charter kapal kontainer global masih menunjukkan prospek yang menjanjikan. Berdasarkan data dari Alphaliner, permintaan penyewaan kapal kontainer tetap tinggi.

Alphaliner mengatakan hal tersebut merujuk pada beberapa negosiasi sewa menyewa yang saat ini sedang berlangsung. Indikasi lainnya adalah jumlah kapal di pasar charter yang terus mengalami penurunan akibat banyak kapal yang masih beroperasi serta sebagian lagi sedang docking.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Alphaliner mencatat bahwa ketersediaan kapal dengan kapasitas lebih dari 3.000 TEU di pasar charter akan tetap terbatas setidaknya hingga musim panas 2025. Terbatasnya pasokan kapal ini berpotensi menyebabkan tarif sewa semakin meningkat, asalkan permintaan terus stabil.

Sementara itu, kapal dengan kapasitas di bawah 3.000 TEU masih banyak tersedia, namun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun 2024. Hal ini berpotensi mendukung kestabilan tarif sewa dan bahkan mendorong harga lebih tinggi di pasar charter tahun ini.

Menurut data Clarkson, harga charter kapal pada tahun 2024 tercatat meningkat hampir 50% dibandingkan dengan harga sewa pada tahun 2023.

Bagaimana pasar sewa akan berkembang di tahun 2025 sangat bergantung pada faktor-faktor geopolitik, terutama terkait dengan ketegangan di Laut Merah. Salah satu isu utama yang mengemuka adalah kapan rute Suez akan dibuka kembali secara luas.

Jika Tute Terusan Suez dibuka lebih awal, hal ini dapat mengurangi keuntungan signifikan yang saat ini dinikmati oleh pemilik dan operator kapal, serta meningkatkan risiko kembalinya kelebihan kapasitas, terutama pada kapal-kapal berukuran besar.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Ancaman ini semakin nyata, mengingat prediksi adanya penambahan kapasitas pengiriman baru sebesar 2 juta TEU pada tahun 2025. Meski pengalihan rute melalui Tanjung Harapan dapat membantu menyerap sebagian kapal baru tersebut, kembalinya operasional penuh rute Suez bisa mempersulit penyerapan kapasitas tambahan yang ada.