Skip to content

ALFI Harapkan DO Online dapat Dinikmati Semua Importir

*Widijanto

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) sangat mendukung penerapan  Delivery Order (DO) Online di Pelabuhan Tanjung Priok. Karena dapat mempersingkat proses pengeluaran barang dari pelabuhan.

“Namun, kita mengharapkan DO Online itu dapat dimanfaatkan oleh semua pelaku bisnis importasi barang, bukan hanya  dinikmati oleh perusahaan perusahaan besar tertentu saja,” tegas Ketua DPW ALFI DKI Widijanto kepada Indonesia Shipping Gazette, Kamis (28/6/2018).

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Widijanto mengatakan dalam rapat di kantor Otoritas Pelabuhan (OP)Tanjung Priok Selasa (26/6/2018) terungkap bahwa DO Online mulai diterapkan Kamis (28/6/2018).  Padahal anggota ALFI sendiri yang sering diberi kuasa oleh pemilik barang untuk mengambil DO  belum pernah dilatih cara mengurus DO Online.

Widijanto mengatakan: “Setelah saya cari tahu ternyata DO Online yang digembar gemborkan tersebut baru dapat dimanfaatkan oleh perusahaan besar tertentu dan pelayaran tertentu.”

“Ini jelas tidak sesuai dengan harapan semua pelaku bisnis  agar DO Online itu dapat dimanfaatkan semua importir/wakilnya,” tambah Widijanto.

Sehubungan harapan tersebut ALFI minta agar pemerintah mewajibkan  semua perusahaan pelayaran termasuk pelayaran asing yang beroperasi di Indonesia  harus menjadi anggota INSA dan tunduk pada aturan pemerintah Indonesia.

Selain itu semua pihak terkait dengan kegiatan importasi dapat memanfaatkan /akses portal DO Online mulai dari terminal, perusahaan pelayaran, pemilik barang/ wakilnya dan instanai terkait seperti perbankan semuanya dilibatkan, tambahnya.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Seperti diketahui pengurusan DO secara manual selama ini cukup makan waktu sampai 3 hari kalau pas hari libur. Sedangkan dengan sistem online hanya makan waktu dalam hitungan menit saja. (wilam)