Bani Mulia Siap Dicalonkan Sebagai Ketua INSA

Direktur Pengembangan PT Samudera Indonesia, Bani Mulia, menyatakan kesiapannya untuk dicalonkan sebagai Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) masa bakti 2019-2023.

Kepada sejumlah media, Bani menyatakan kesiapannya tersebut sebagai kontribusi dirinya atas proses kaderisasi di tubuh organisasi perusahaan pemilik kapal tersebut.

“Karena ini (Kepengurusan INSA) merupakan akhir periode, tentu ada kepengurusan yang baru. Apabila dibuka peluang sebagai calon ketua umum, saya sebagai anggota juga berminat mencalonkan diri sebagai calon Ketua Umum pada RUA itu, “ujar Bani saat menjawab pertanyaan wartawan pada acara media gathering di kantor PT Samudera Indonesia Tbk, pada Kamis (5/12/2019).

Pemilihan Ketua Umum INSA itu akan digelar pada saat Rapat Umum Anggota (RUA) INSA ke XVII, pada tanggal 9 dan 10 Desember 2019 di Jakarta. Adapun saat ini, DPP INSA masih dinakhodai Carmelita Hartoto.

RUA INSA merupakan agenda resmi dalam menentukan program kerja maupun struktur organisasi. Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga organisasi tersebut mengatur mekanisme pemilihan maupun masa bakti kepengurusan maksimal dua kali masa jabatan untuk Ketua Umum.

Bani mengatakan, INSA harus kompak lantaran tantangan industri pelayaran kedepan semakin berat, karenanya perusahaan pelayaran harus mencari inovasi, peluang dan mengembangkan potensi yang ada.

“INSA juga harus solid dan terus meningkatkan eksistensinya sebagai mitra pemerintah. Saya juga mesti bilang bahwa apa yang saat ini sudah baik dilakukan oleh INSA dalam bermitra dengan pemerintah dan stakehokders terkait mesti kita tingkatkan lagi,”paparnya.

Bani Mulia merupakan cucu Soedarpo Sastrosatomo, diplomat Indonesia di awal-awal kemerdekaan. Pasca mengundurkan diri dari jabatan sebagai diplomat Indonesia di luar negeri, Soedarpo kemudian mendirikan perusahaan pelayaran Samudera Indonesia.

Di tangan anak-anak Soedarpo yang menjadi penerusnya, bisnis Samudera Indonesia makin tumbuh dan berkembang. Masli Mulia yang merupakan ayah Bani Mulia sempat memegang tampuk kepemimpinan di salah satu perusahaan pelayaran terbesar di Indonesia tersebut.

Bani Mulia sendiri merupakan generasi ketiga yang menempati posisi direksi di perusahaan pelayaran tersebut sejak 2 Juni 2016. Sebelumnya, alumni  Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini menjabat sebagai Sekretaris Dewan Komisaris pada 2009 dan Komisaris Utusan pada tahun 2013.

Bani yang juga merupakan alumni jurusan Keuangan Deakin University, Australia ini kemudian dipercaya menjadi direksi disejumlah perusahaan di lingkungan Samudera Indonesia, antara lain Managing Director PT Ngrumat Bondo Utomo, PT NBU Indonesia dan PT Samudera Indonesia Tangguh.

Selain itu, menjadi Direksi di PT Samudera Terminal Indonesia, PT Samudera Perkapalan Indonesia, PT Samudera Agencies Indonesia, PT Samudera Properti Indonesia, PT Samudera Indonesia Logistik Kargo, PT Silkargo Indonesia, dan PT Perusahaan Pelayaran Nusantara Panurjwan.
Selain aktif di kepengurusan INSA, Bani juga aktif sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Perhubungan Laut di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Pengurus bidang Transportasi dan Energi di Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Diketahui, Bani Mulia juga aktif dalam Young Presidents Organization (YPO) dan pernah menjabat sebagai Chapter Chair-PAN Indonesia (2015-2017).

Mandat

Panitia RUA INSA ke XVII, juga diketahui telah menyampaikan pemberitahuan dan undangan pelaksanaan RUA INSA ke XVII kepada para Direksi/Komisaris Perusahaan Pelayaran anggota INSA, serta para Direksi/Komisaris Perusahaan Pelayaran Khusus anggota INSA.

Surat Panitia RUA INSA ke XVII bernomor: 185/Panitia RUA INSA XVII/11-2019 yang ditandatangani Carmelita Hartoto (Ketua Panitia) dan Darmansyah Tanamas (Sekretaris) itu sekaligus menegaskan bahwa peserta RUA INSA ke XVII merupakan perusahaan pelayaran yang telah terdaftar sebagai anggota INSA sampai dengan akhir Oktober 2019.

Penegasan lainnya yakni, setiap anggota pemegang Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) dan pemegang Surat Izin Operasi Perusahaan Angkutan Laut Khusus (SIOPSUS) dapat mengirimkan satu orang utusan sebagai peserta dengan membawa surat mandat dan satu orang peninjau dengan membawa surat peninjau.

Peserta RUA INSA ke XVII yang menerima mandat atau yang mewakili perusahaan minimal setingkat manajer berdasarkan surat mandat yang ditandatangani oleh salah satu Direksi perusahaan yang syah.
Pemegang surat mandat RUA INSA itu juga hanya berhak mewakili satu perusahaaan saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *