Mustajab: Trailer Tak Dilayani NPCT 1 karena Tidak Comply dengan Keselamatan

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Mustajab Susilo Basuki mengakui saat ini sedang dilakukan “up dating” (memperbarui) system Informasi Tekmologi (IT) di Terminal Petikemas Jakarta International Container Terminal (JICT) maupun Terminal Petikemas New Priok Container Terminal One (NPCT.1) Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan tersebut berdampak pada proses penyesuaian operasional di lapangan terutama untuk Common Gate di NPCT 1, kata Mustajab kemarin, menanggapi Berita Indonesia Shipping Gazette edisi Rabu (18/9/2017) berjudul : “Gate NPCT One…..”

Gangguan pada akses masuk ke Common Gate tersebut karena penggunaan kartu baru yang diterbitkan TID JICT dengan platform yang tidak bisa dibaca oleh Common Gate NPCT1.

Namun, kata Mustajab, bagi truk yang tidak bisa masuk menggunakan TID baru karena tidak bisa dibaca secara otomatis oleh Common Gate NPCT 1 akan dilayani secara manual sebagai back up.

Sebaliknya, tegas Mustajab, apabila ada truk trailer yang diminta putar kembali, itu bukan karena masalah TID yang tidak terbaca atau tidak dilayani secara manual oleh operator Common Gate NPCT1, tapi karena kendaraan tersebut tidak comply dengan persyaratan keselamatan.

Dia mengatakan atas kesepakatan bersama ditetapkan kebijakan apabila ada truk yang tidak “comply” dengan syarat keselamatan seperti twist lock tidak lengkap, ban gundul dan banyak aspek keselamatan yang tidak dipenuhi, armada truk yang bersangkutan pasti tidak akan dilayani lebih lanjut.

Mustajab mengatakan pernyataan DPD Aptrindo DKI ini sekaligus untuk meluruskan berita Indonesia Shipping Gazette edisi Rabu (18/9/2019) dengan judul: “Gate NPCT One…..”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *