Di GIICOMVEC 2020, Menteri Perindustrian Minta Pengusaha Siap Hadapi Kebijakan Pelarangan ODOL dan Jamin Tidak Ada Impor Truk Bekas

Pada pembukaan acara GIICOMVEC (GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo) 2020, Kamis (05/03), Menteri Perindustrian (Menperin) RI Agus Gumiwang Kartasasmita dalam salah satu sambutannya kepada pelaku bisnis agar terus menyukseskan kebijakan-kebijakan dari pemerintah, salah satunya penekanannya adalah penerapan kebijakan larangan truk dengan dimensi/muatan berlebih (Over Dimension Over Load/ODOL)

“Salah satunya penerapan kebijakan pelarangan truk dimensi/muatan berlebih yang akan efektif 1 Januari 2023. Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan keselamatan di jalan raya. Jadi sektor-sektor industri tentu harus siap. Tidak ada lagi alasan untuk menunda kebijakan ODOL yang menurut pandangan kami juga sangat diperlukan,” katanya.

Senada dengan Menteri PerindustrianDalam pembukaan GIICOMVEC 2020 ini, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi yang hadir mewakili Menteri Perhubungan RI dalam acara GIICOMVEC 2020, menekankan bahwa Kementerian Perhubungan mengambil langkah serius dalam mengatasi pelanggaran ODOL.

“Kita sudah siapkan semacam blueprint dari itu semuanya dan kita harapkan pada saat raker Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan kemarin, sekaligus kegiatan GAIKINDO yang sekarang ini, kita dari pemerintah berkomitmen dan serius untuk menangani itu semua,” Dirjen Perhubungan Darat menjelaskan.

Sebagaiman diinformasikan, Pemerintah memberikan toleransi Kebijakan Pelarangan Angkutan Mobil Barang yang dengan dimensi/muatan berlebih yang baru akan mulai berlaku penuh mulai awal 2023. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai rapat koordinasi terkait ODOL bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Korlantas Polri, Kementerian Perindustrian, dan stakeholder terkait di Jakarta, Senin (24/2).

Menhub menambahkan, penundaan pemberlakuan ODOL secara penuh ini karena adanya permohonan dari para pelaku usaha untuk meminta tenggat waktu untuk menyesuaikan dan di sisi lain Indonesia sedang berusaha bertahan menghadapi masalah ekonomi akibat wabah Virus Corona, dan isu lainnya yang mempengaruhi ekonomi Indonesia.

Pada masa tenggat ini, Menhub meminta kepada pelaku usaha untuk mempersiapkan diri jelang diberlakukannya aturan pelarangan ODOL secara penuh di awal 2023, diantaranya dengan tidak membeli mobil-mobil baru dengan kualifikasi ODOL. Menhub mengungkapkan, Kemenhub juga akan melakukan pembenahan seperti uji KIR, termasuk mulai mengoptimalkan angkutan alternatif pengangkut barang selain truk, seperti kapal ro-ro dan kereta api.

Impor truk bekas

Selain itu, pada pidatonya di acara GIICOMVEC, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang juga menepis akan adanya kebijakan impor truk bekas yang dioperasikan di dalam negeri, selama dia menjabat Menteri Perindustrian. 

“Intinya selama industri kendaraan komersial dalam negeri bisa memproduksi sendiri, kita akan memproteksi. Agar utilisasi industri tersebut dapat meningkat. Sekali lagi saya jamin tidak akan beri izin impor truk bekas,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *