Dimediasi Kejari Jakut, Aset Lahan Pelabuhan Priok Berhasil Dikembalikan dari Pihak Ketiga

Aset berupa lahan seluas 6.447,98m2 milik PT Pelabuhan Indonesia Cabang Tanjung Priok berhasil dikembalikan dari pengelolaan pihak ketiga. Pengembalian pengelolaan lahan yang masa waktu sewanya sudah berakhir bisa terlaksana berkat mediasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Upacara pemulihan aset milik BUMN Pelabuhan tersebut secara resmi dilakukan bertepatan dengan Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaan Republik Indonesia ke-60 di kantor Kejari Jakarta Utara yang dinakhodai I Made Sudarmawan, S.H., M.H., melalui  Kasie Datun Dody Witjaksono, S.H., M.H., diwakili Mirna Eka Mariska S.H. Bagi Kejari, tugas mediasi ini sejalan dengan motto Hari Bhakti Adhyaksa ke 60, “Terus Bergerak dan Berkarya”.

Aset yang berhasil dipulihkan kali ini berupa lahan seluas 6.447,98 M2 yang tidak bisa dimanfaatkan secara optimal karena penyewa lahan belum menyerahkan lahan walaupun kontrak sewa telah berakhir sejak 2015.

Hal ini, dibuktikan dengan dilaksanakan penandatanganan Berita Acara atas Penyerahan Kembali aset berupa Lahan IPC/PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok dari Pengguna Tanah.

Penandatangan Berita Acara atas Penyerahan Aset Pelindo II Cabang Tanjung Priok tersebut dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara oleh Kepala Kantor Kejari Jakarta Utara I Made Sudarmawan, S.H., M.H.,dengan General Manager (GM) IPC Cabang Tanjung Priok, hari ini Rabu (22/7/2020).

Kejari Jakarta Utara dalam sambutannya menyampaikan sejalan dengan moto Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaan Republik Indonesia ke-60 – bergerak dan terus berkarya -, kejaksaan akan terus membantu BUMN dan BUMD dalam penyelamatan dan optimalisasi aset pemerintah.

Ia mengatakan melalui fungsi Datun telah berhasil memulihkan kekayaan negara dalam hal ini aset PT Pelindo II Cabang Tanjung Priok berupa lahan seluas 6.447,98 M2.

“Saya mengucapkan selamat kepada manajemen Pelindo II Cabang Tanjung Priok, semoga dengan kembalinya aset ini dapat bermanfaat  dan kedepannya bagi cabang – cabang maupun anak perusahaan Pelindo II. Kita akan tetap berusaha untuk memantau dan menginventarisasi serta mengembalikan aset-aset yang selama ini tidak bisa dikelola oleh Pelindo II,” jelasnya.

Sementara GM IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Guna Mulyana pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Kajari Jakarta Utara beserta Jajarannya atas Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaan Republik Indonesia ke-60 hari ini.

Dia mengatakan dengan berhasil aset negara ini kembali ke Pelindo II, merupakan pencapaian luar biasa atas perhatian dari Kajari Jakarta Utara dengan jajarannya.

“Sehingga dapat memulihkan aset-aset Pelindo II, Insy Allah kedepan dapat memperkuata kerja sama ini dan dapat kami manfaatkan. Karena ini merupakan aset BUMN yang harus  dioptimalkan dan dikembalikan kepada negara,”katanya.

Atas hal tersebut, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok dapat menggunakan dan memanfaatkan kembali aset nya berupa tanah seluas 6.447,98 m2 yang berada di Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam rangka  mendukung kegiatan operasional di Pelabuhan Tanjung Priok.

Atas penyerahan aset tanah seluas 6.447,98 m2 tersebut, aset kekayaan perusahaan negara yang dapat dipulihkan atau dikembalikan ditaksir kurang lebih sebesar Rp. 111,- miliar berdasarkan hitungan Nilai Jual Obyek Pajak ( NJOP).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *