GAIKINDO Klaim GIICOMVEC Maret 2020 Lebih Komprehensif

kiri-kanan: Romi (Direktur Utama Seven Event), Yohanes Nangoi (Ketua Umum GAIKINDO), Rizwan Alamsjah, (Ketua Penyelenggara GIIMCOMVEC 2020)

 

GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) kembali akan mengadakan pameran otomotif komersial yang kedua kalinya, GIIMCOMVEC (GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle) Expo pada 5 – 8 Maret 2020 di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC).

Menurut GAIKINDO menyediakan alat transportasi komersial sesuai dengan macam kebutuhan bisnis adalah tujuan seluruh stakeholders, namun selain itu produk kendaraan komersial juga harus sesuai dengan regulasi dari Pemerintah.

Untuk itu GAIKINDO menjalin kerjasama dengan sebagai regulator, dalam hal ini dengan Kementrian Perindustrian dan Kementrian Perhubungan.

Di pameran nanti, GAIKINDO menghimbau kepada semua peserta GIIMCOMVEC agar dapat menampilkan produk-produknya yang sesuai dengan ketentuan Kementerian Perhubungan (dalam hal ini Direktorat Jendral Perhubungan Darat). Dengan demikian diharapkan para pebisnis mendapatkan sosialisasi yang tepat tentang pentingnya pemakaian produk yang sesuai standar keamanan dan keselamatan kendaraan komersial.

Yohanes Nangoi

“Harapan GAIKINDO dengan sosialisasi tersebut, para pengusaha atau pebisnis lebih menyadari pentingnya menjaga dan memastikan tersedianya berbagai alat keselamatan dalan angkutan niaganya,” kata Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO pada acara konprensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (04/01).

Sebagai info, tambah Yohanes, ada tiga standar yang harus dipenuhi sebuah kendaraan niaga, yaitu: mempunyai SRUT (Sertifikasi Registrasi Uji Tipe) yang dikeluarkan Dinas Perhubungan setempat, mempunyai Palu Kaca (terutama kendaraan bus), ada stiker reflektor pada body kendaraannya, dan punya APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

GIIMCOMVEC 2020 juga didukung beberapa asosiasi terkait kendaraan komersial/niaga, seperti Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO), Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), dan Asosiasi Karoseri Indonesia (ASKARINDO).

Kehadiran asosiasi terkait tersebut akan membuka networking yang besar bagi para pebisnis yang hadir di GIIMCOMVEC.

“Kami ingin menjadikan GIIMCOMVEC sebagai ajang yang komprehensif, tidak hanya produk baru atau terkini saja, namun sebagai ajang bertemunya pebisnis kendaraan komersial, karoseri, pengusaha truk, logistik, dan lainnya,” kata Rizwan Alamsjah, Ketua Umum III GAIKINDO sekaligus Ketua Penyelenggara GIIMCOMVEC 2020.

Rizwan Alamsjah

Pameran, demonstrasi dan seminar

Yang berbeda dari GIIMCOMVEC 2020, visitor akan dapat menemukan solusi yang mereka butuhkan dalam satu tempat, mulai dari kendaraan komersial, karoseri body, hingga aksesories yang dibutuhkan untuk kegiatan bisnisnya. Sesuai dengan fokus GIIMCOMVEC sebagai the best show for road and urban transportation solution.

Pameran yang rencananya akan diresmikan pembukaannya oleh Menteri Perindustrian, akan menghadirkan sekitar 36 merek dari agen pemegang merek (APM), seperti: Daihatsu, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso dan Motor, Suzuki, Toyota, UD Trucks, dan United Tracktors. Dan juga industri pendukung, seperti: Adi Putro (karoseri), Alcoa Wheels, Aspira, Astra Otoparts, Blackvue, BRQ, GS Astra, Himawan Putra, Incoe, MRF Tyres, PanaOil, Techindotama, Topy, Trubo Engineering, dan Wintor (mewakili suku cadang, aksesories, dan fitur teknologi).

“Keterkaitan antara industri niaga dan industri pendukungnya sangat erat, sehingga kehadiran berbagai merek supporting di GIIMCOMVEC sangat penting dan memberikan benefit untuk para pebisnis,” Rizwan menjelaskan.

Pameran kendaraan niaga yang bersifat B2B dilaksanakan pada tanggal 5 – 7 Maret, dari jam 10.00 – 18.00, dan akan dibuka untuk umum, hari Minggu, 8 Maret.

Selain menampilkan produk terbaru, GIIMCOMVEC juga akan memberikan kesempatan peserta untuk menampilkan demostransi Truk dan Bus pada Demo Area di dalam JCC, sekaligus para pebisnis yang berminat atau mau mencoba produk.

Nantinya juga ada seminar yang disponsori oleh APTRINDO, yang akan mengangkat isu up-to-date tentang kendaraan komersial, dengan nara sumber regulator (Dirjen Hubdar) dan para pakar industri otomotif. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *