Gelombang Besar Hantam Kapal APL England, 40 Boks Container Jatuh ke Laut

Kapal Container APL England berbendera Singapura dilaporkan kehilangan 40 boks container dan puluhan lainnya mengalami kerusakan setelah kapal tersebut dihantam gelombang laut yang besar di Perairan Australia.

Menurut Otoritas Keselamatan Pelayaran Australia AMSA (Australian Maritime Safety Authority), kecelakaan tersebut terjadi pada tanggal 24 Mei sekitar 73 km di sebelah tenggara Kota Sydney. AMSA menjelaskan kapal tersebut sempat oleng untuk beberapa saat karena besarnya hantaman gelombang. Kendati bisa dikendalikan dalam waktu yang cepat, namun hantaman gelombang tersebut tidak bisa menghindari jatuhnya sejumlah kontener ke laut dan beberapa lainnya ambruk dari tumpukannya sehingga menyebabkan kerusakan.

Menurut kapten kapal, ada 40 kontener jatuh keluar dari kapal, enam jatuh dari tumpukan, dan tiga lainnya dalam posisi tergantung. Di samping itu, kendati tidak jatuh dari tumpukannya, terdapat 74 container dilaporkan dalam kondisi rusak.

Kapal APL England melayani rute Ningbo (China) ke Melbourne (Australia). Kapal yang dibangun pada tahun 2001 tersebut berkapasitas 5,510 TEU.

Kendati tidak merusak lambung kapal, namun saat ini kapal tersebut belum bisa melanjutkan perjalanannya ke tempat tujuan dan terpaksa berlabuh sementara di Brisbane, sambil menunggu pemeriksaaan dari AMSA sebelum diizinkan untuk berlayar kembali.

Di samping melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut, AMSA juga memeriksa lokasi sekitar kejadian untuk mencaritahu kontainer-kontainer yang jatuh ke laut serta memastikan soal dampak polusi yang ditimbulkan dari insiden tersebut.

Insiden tersebut juga sudah dilaporkan ke Biro Keselamatan Trasportasi negara tersebut – Australian Transport Safety Bureau. Lembaga ini dilaporkan akan segera melakukan investigasi.

Jatuhnya sejumlah kontener ke laut karena faktor alam sering terjadi hampir setiap tahun. Menurut sejumlah studi, ada ratusan bahkan ribuan kontener jatuh ke laut setiap tahunnya. Hal ini tentu menciptakan polusi dan membahayakan navigasi.

Menurut Otoritas Australia, ini bukan merupakan kejadian pertama bagi kapal APL England. Pada Agustus 2016, ada 37 kontener juga jatuh dari kapal ini di Great Australian Bight.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *