ICS dan IAPH Minta Pemimpin G20 Dukung agar Pelayaran dan Pelabuhan Beroperasi Normal

Organisasi perusahaan pelayaran internasional International Chamber of Shipping (ICS) dan asosiasi pelabuhan dunia the International Association of Ports and Harbours (IAPH) meminta para pemimpin negara-negara G20 untuk mengambil tindakan konkrit dalam melindungi keberlangsungan aktivitas sektor maritim dan rantai pasok global. Hal tersebut diperlukan untuk mengantisipasi ancaman terhadap sektor ini dari dampak merebaknya
coronavirus (COVID-19).

Permohonan tersebut tertuang dalam surat bersama dua organisasi tersebut sebagai perwakilan dari industri pelayaran global dan pelabuhan dunia.

“Dalam masa krisis global saat ini, sangatlah penting untuk tetap menjamin keberlangsungan aktivitas rantai pasok global dan kegiatan perdagangan serta transportasi laut tetap berjalan. Oleh karena itu, kami minta para pemimpin dari negara G20 melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga-lembaga internasional lainnya seperti IMO, PBB, WHO, serta lembaga terkait lainnya untuk mengambil langkah yang paling tepat,” demikian salah satu poin yang
tertulis dalam surat yang disampaikan oleh kedua organisasi tersebut.

Menurut kedua organisasi tersebut, angkutan laut memainkan perannya yang sangat penting dalam global supply chain (rantai pasok global) dan meng-handle lebih dari 90% volume perdagangan dunia.
Surat bersama tersebut telah dikirimkan kepada para pemimpin pemerintah G20 dan badan-badan PBB menjelang pertemuan extraordinary G20 summit pada hari Selasa, 24 Juni 2020.

“Angkutan laut adalah darah kehidupan dunia. Tidak bisa dibayangkan bagaimana kita mendistribusikan kebutuhan pokok seperti makanan, peralatan medis, bahan baku, bahan bakar, dan kebutuhan pokok lainya tanpa transportasi laut. Kita akan menghadapi situasi yang lebih sulit jika tanpa transportasi laut,” demikian lanjtan dari isi surat kedua organisasi tersebut.

Menurut ICS dan IAPH, para pemimpin negara G20 bisa memainkan perannya dalam membuat pembatasan yang lebih terkoordinasi.

“Kita membutuhkan panduan yang pragmatis berbasis sains, agar dalam situasi ini aktivitas pelayaran global dan pengiriman barang bisa berjalan aman dalam situasi ini. Ini adalah permintaan sederhana yang dapat memberikan ‘win-win’ solution untuk semua.” ujar Guy Platten, Sekretaris Jenderal ICS

Patrick Verhoeven, Direktur Eksekutif IAPH menambahkan agar semua pelabuhan harus dijamin agar tetap beroperasi penuh. “Dalam upaya melindungi masyarakat tidak boleh dilakukan dengan cara yang membahayakan. Kegiatan pelabuhan begitu penting dalam pengiriman barang, sehingga bisa menjamin pendistribusian makanan, obat-obatan, dan pasokan bahan pokok lainnya. Karena itu, pelabuhan harus tetap beroperasi penuh dengan
semua layanan regulernya,” kata Patrick.
Sumber: IAPH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *