Kapal Balik Ingin Ada Muatan, Kini Ada Platform Zonasea

Pandemi Covid-19 (pandemi) menyebabkan kekacauan dan kepanikan massal di seluruh dunia. Segala aktivitas tidak dapat dilakukan secara normal, yang otomatis membuat semua sistem dan aspek dalam kehidupan jadi berantakan, bahkan menyebabkan ekonomi global runtuh.

Termasuk industri pelayaran dan maritim yang menghadapi kondisi terburuk, karena tenaga kerja di sektor-sektor tersebut ditutup atau dibatasi demi keamanan dan pencegahan terjadinya peningkatan korban Covid-19.

Pandemi juga mengakibatkan aktivitas dari para pengusaha untuk bertemu secara langsung ataupun dalam memperkenalkan layanan armada kapalnya kepada pelanggan semakin terbatas. Keadaan yang sulit tersebut juga dirasakan sendiri oleh Roland Permana, Founder Zonasea, yang telah berkecimpung di dunia pelayaran selama lebih dari 10 tahun.

Zonasea merupakan sebuah platform marketplace yang dapat menghubungkan pemilik kapal dengan pemilik muatan, yang umumnya berfokus pada angkutan curah, break bulk, angkutan cair, dan angkutan kimia melalui digital atau secara online.

“Kami berharap dengan adanya Zonasea, perusahaan kapal tidak hanya fokus melayani hanya satu komoditas saja namun juga pada komoditas yang lain. Misalnya, pemilik kapal tanker tidak harus fokus pada market minyak sawit saja tapi juga bisa fokus pada market lainnya, seperti market transportasi BBM (Bahan Bakar Minyak) ketika bisnis minyak sawit sedang lesu”, kata Roland dalam keterangan tertulisnya, Jumat 29 Januari 2021.

Roland Permana sedang menjelaskan aplikasi Zonasea kepada pengguna

Selain itu, keuntungan menggunakan aplikasi Zonasea lainnya yaitu pemilik kapal juga dapat mengisi kekosongan untuk perjalanan pulangnya sehingga dari pihak pemilik kargo bisa mendapatkan biaya pengangkutan yang lebih murah daripada biasanya.

Banyaknya mediator yang tertangkap sering melakukan penipuan dan memberikan informasi yang tidak jelas terhadap penawaran kapal ataupun kargo yang ternyata fiktif, adalah salah satu dari tujuan utama dibentuknya platform Zonasea.

Tim dari Zonasea akan melakukan verifikasi menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan tersebut pada saat pendaftaran, agar seluruh anggota yang bergabung dapat merasa aman dalam bertransaksi meski tanpa tatap muka terutama selama pandemi masih berlangsung.

“Lebih dari 100 kapal telah resmi bergabung di platform ini, dalam periode waktu hanya 3 bulan saja. Sungguh sebuah pencapaian yang luar biasa, kami didukung dan dipercaya oleh banyak pihak. Karenanya, kami memiliki keyakinan yang kuat bahwa Zonasea dapat mengambil peran yang signifikan dalam membantu mencapai salah satu visi Indonesia sebagai poros maritim dunia”, pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *