Jakarta International Container Terminal (JICT) terus bekerja keras untuk menormalisasi layanan berbasis terminal operating system (TOS) yang sedang mengalami gangguan dalam dua hari terakhir.
Direktur Utama JICT Ade Hartono kepada Indonesia Shipping Gazette mengharapkan kerja keras tim IT JICT yang saat ini (Jumat, 18 November) terus berupaya untuk menormalisasikan sistem tersebut segera sehingga kembali normal.
“Saat ini tim kami terus bekerja keras. Mudah-mudahan segera membawa hasil dan sistem akan kembali normal dalam waktu ke depan,” jelas Ade.
Ade menegaskan kerja keras yang dilakukan JICT, khususnya dalam upaya me-recovery sistem tersebut merupakan bagian dari komitmen JICT dalam memberikan pelayanan kepada customer.
“Yang pasti kami terus memberikan layanan terbaik kepada customer. Masalah ini (gangguan TOS) di luar dugaan kami. Namun yang pasti kami terus bekerja keras untuk memperbaikinya,” lanjut Ade.
Sebagaimana edaran yang disampaikan JICT pada Kamis, 17 November, kemarin, layanan berbasis TOS JICT sedang mengalami gangguan sejak dini hari.
“Selamat pagi, kami informasikan bahwa terminal JICT sedang mengalami gangguan layanan pada TOS (Terminal Operating System) sejak pukul 02.15 Wib. Kegiatan receiving dan delivery akan kami layani secara manual prosedur. Kami juga telah siapkan dua block kosong (G2 & H2) dilapangan khusus untuk stack export dengan kapasitas 1000 TEUs. Untuk truk pick up delivery yang belun masuk gate akan diarahkan keluar terminal guna mengurangi kepadatan,” demikan bunyi pemberitahuan JICT yang beredar di kalangan komunitas pelaku usaha pada Kamis kemarin.
Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Pelinso) Arif Suhartono mengakui adanya masalah tersebut. Menurut Arif, sebagaimana ditulis logistiknews, dugaan sementara sebagai penyebab masalah tersebut adalah adanya aksi peretasan yang dilakukan hacker.
Namun Arif memastikan, pihaknya bisa merecovery dengan cepat, dan memastikan kondisi layanan operasional pelabuhan di lapangan berjalan seperti semula. “Memang ada gangguan sistem layanan tetapi kondisi dilapangan masih bisa kami atasi (operasional) berjalan baik,” tegasnya.

