Foto: Shanghai, Pelabuhan Terbesar Global (47,33 juta TEUS)
Kendati pandemi masih berlangsung, sejumlah pelabuhan terkemuka global pada tahun lalu tetap mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dari sepuluh besar pelabuhan container global, semuanya mengalami pertumbuhan, kecuali Pelabuhan Hong Kong.
Bahkan, Pelabuhan -pelabuhan tersebut tidak hanya tumbuh dari baseline 2020, tetapi juga dibandingkan dengan pre-pandemic tahun 2019. Berapa rill throughput masing-masing pelabuhan serta tingkat pertumbuhannya, berikut ulasannya.
- Shanghai
Menurut data yang diumumkan Shanghai International Ports Group (SIPG), throughput peti kemas Pelabuhan Shanghai pada 2021 mencapai 47,33 juta TEUs, naik 8,1% dari tahun 2020. Pada tahun 2020, throughput Shanghai tercatat sebesar 43,5 juta TEUs, naik sedikit dari dan 43,3 juta TEUs pada 2019.
Dengan pencapaian tersebut, posisi Shanghai semakin kokoh sebagai Pelabuhan Peti Kemas terbesar global dan untuk ke-12 kali berturut-turut mempertahankan posisi tersebut.
- Singapura
Throughput Pelabuhan Singapura pada 2021 mencapai 37,5 juta TEUs. Kendati dalam situasi pandemi, Pelabuhan Singapura juga berhasil menciptakan rekor pencapaian tertinggi dalam sejarahnya. Pencapaiannya mengalami peningkatan dibanding 2020 yang tercatat sebesar 36,6 dan sudah lebih tinggi dari record pre-pandemi pada tahun 2019 yang tercatat sebesar 37,2 juta TEUs.
Dengan pencapaian tersebut, Singapura berhasil mempertahankan posisinya sebagai Pelabuhan container terbesar ke-2 global namun tetap menjadi Pelabuhan transhipment terbesar.
- Pelabuhan Ningbo
Kendati belum dipublikasikan hasil finalnya, throughput Pelabuhan Ningbo-Zhoushan tercatat lebih dari 30 juta TEUs, meningkat dari 28.72 juta TEUs (2020) dan 27,49 juta TEUs (2019).
Pencapaian tersebut membuat Pelabuhan ini mempertahankan posisinya sebagai Pelabuhan terbesar ke-3 global.
- Pelabuhan Shenzhen
Pelabuhan yang terletak di China bagian selatan ini tercatat sebesar 28,77 juta TEUs, naik 8,4% dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2020 throughput Shenzhen tercatat sebanyak 26,55 juta TEUs, sedangkan tahun 2019 tercatat sebesar 25,77 juta TEUs.
Dengan pencapain tersebut, sama seperti Pelabuhan lainnya di China, Shenzhen juga mencatat rekor throughput tertinggi dalam sejarahnya dan mempertahankan posisinya sebagai pelabuhan terbesar ke-4 global.
- Pelabuhan Guangzhou
Kendati belum me-release angka pastinya, sama seperti pelabuhan lainnya di China, Pelabuhan Guangzhou juga dilaporkan mencatat kenaikan baik dibanding tahun 2020 maupun pada throughput pada pre-pandemic tahun 2019.
Pada tahun 2020 dan 2019 throughput pelabuhan ini tercatat masing-masing sebesar 23,19 dan 23,23 juta TEUs.
- Pelabuhan Qingdao
Pelabuhan Qingdao merupakan Pelabuhan terbesar yang dikelola Shandong Port Group yang berbasis di Propinsi Shandong China. Total throughput yang di-handle Shandong Port Group tahun lalu mencapai 34 million TEUs, naik 8.1% dari tahun sebelumnya. Qingdao sendiri menyumpang sekitar 23 juta TEUs.
Pada tahun 2020 dan 2019 throughput pelabuhan ini tercatat masing-masing sebesar 22,0 dan 21,01 juta TEUs.
- Pelabuhan Busan, Korea Selatan
Di samping Pelabuhan Singapura, Pelabuhan Busan Korea Selatan adalah salah satu Pelabuhan yang bisa mengganggu dominasi China sebagai pelabuhan kontainer terbesar global. Kendati belum ada laporan resmi, Pelabuhan Busan diperkirakan akan tetap menempati posisi global ke-7, sama seperti tahun lalu.
Pada Pada tahun 2020 dan 2019 throughput pelabuhan ini tercatat masing-masing sebesar 21,59 dan 21,99 juta TEUs. Sebelum 2020, Busan berada pada posisi ke-6 sebagai Pelabuhan terbesar global, namun sejak 2020, posisinya digeser Pelabuhan Qingdao, China.
- Pelabuhan Hong Kong
Di antara top-10 pelabuhan terbesar global, Hong Kong merupakan satu-satunya Pelabuhan yang mengalami penurunan volume pada tahun 2021. Total throughput Pelabuhan Hong Kong tercatat sebesar 17,8 juta TEUs, turun dibanding tahun sebelumnya. Kendati demikian, Hong Kong diperkirakan tetap mempeertahankan posisinya sebagai Pelabuhan terbesar ke-8 sebagaimana tahun lalu.
Pada tahun 2020 dan 2019 throughput pelabuhan ini tercatat masing-masing sebesar 20,07 dan 18,30 juta TEUs.
- Pelabuhan Tianjin
Pada tahun ini throughput Pelabuhan Tianjin diperkirakan mencapai 20 juta TEUs, meningkat signifikan 18,35 juta TEUs (2020) dan 17,30 juta pada tahun 2019.
Dengan jumlah tersebut, kemungkinan besar Tianjin akan mengambil alih posisi Hong Kong sebagai Pelabuhan terbesar ke-8.
- Pelabuhan Rotterdam
Kendati belum ada laporan resmi yang di-release, Pelabuhan Rotterdam dilaporkan mengalami kenaikan volume double digit, dibanding tahun lalu dan bahkan lebih tinggi dari pre-pandemi tahun 2019.
Pada tahun 2020, throughput Rotterdam mengalami penurunan dari 14,82 juta TEUs (2019) menjadi 14.35 juta TEUs. Penurunan perdagangan pada tahun pertama pandemi Covid-19 diperkirakan menjadi penyebab turunnya volume pada tahun lalu.
Dengan melihat pertumbuhan volume 2021, Rotterdam diperkirakan tetap masuk dalam top-10 pelabuhan global
Source: Dirangkum dari sejumlah sumber

