Pemegang saham Hapag-Lloyd AG menyetujui seluruh item kesepakatan dengan mayoritas yang diperlukan dalam agenda yang diajukan melalui pemungutan suara pada Rapat Umum Tahunan perusahaan, termasuk di dalamnya adalah mengenai penggunaan laba bersih, dengan kesepakatan pembayaran dividen sebesar EUR 63 (sekitar USD 70) per saham.
Michael Behrendt, ketua dewan pengawas Hapag-Lloyd AG mengatakan, “Saya sangat senang Hapag-Lloyd AG membagikan dividen yang sepadan dengan hasilnya sehingga para pemegang saham dapat berpartisipasi dalam kinerja bisnis yang sangat positif ini. Ada juga kesinambungan dalam komposisi Dewan Pengawas, yang memungkinkan kami untuk terus memanfaatkan kompetensi yang ada dan mempertahankan kerja sama yang sangat konstruktif selama beberapa tahun terakhir dengan mulus.”
Sebagaimana dinyatakan dalam prakiraan untuk tahun keuangan 2023 saat ini yang diterbitkan pada 2 Maret, Hapag-Lloyd memperkirakan pendapatan akan kembali normal secara bertahap. EBITDA operator yang berbasis di Hamburg ini diharapkan berada di kisaran USD 4,3 hingga 6,5 miliar dan EBIT berada di kisaran USD 2,1 hingga 4,3 miliar. Kendati demikian, Hapag Lloyd mencatat bahwa prakiraan ini tetap tunduk pada ketidakpastian mengingat perang yang sedang berlangsung di Ukraina dan konflik geopolitik lainnya serta dampak inflasi yang tinggi.
Rolf Habben Jansen, CEO Hapag-Lloyd AG, berkomentar, “Kami memulai tahun keuangan saat ini dengan awal yang baik. Namun, melemahnya ekonomi akan menyebabkan penurunan pendapatan yang signifikan, oleh karena itu kami akan fokus pada pengawasan ketat biaya dan terus bertindak fleksibel di pasar. Selain itu, kami akan menetapkan arah strategis yang akan kami kejar hingga tahun 2030.”
