Skip to content

Rangkul Media, PTP Nonpetikemas Mohon Dukungan Menjadi Terminal Operator Terdepan dalam Operation & Maintenance

Rino Wisnu Putro, Dirut PTP Nonpetikemas (dok. dj)

 

Dalam usaha menjaga iklim kondusif industri kepelabuhanan di Indonesia agar bisa menjaga fungsinya untuk mendukung perekonomian nasional, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), menyenggarakan kegiatan komunikasi eksternal dengan para awak media yang biasa meliput di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Sekitar 30 media yang tergabung dalam Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) mengikuti acara Forum Group Discussion (FGD)-Media Gathering 2023 dengan tema “To Be The Most Excellent Terminal Operator in Operation and Maintenance” di Gedung Pelindo Tower, Jakarta Utara, Senin (20 Maret).

Dalam pembukaannya Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Rino Wisnu Putro menerangkan bahwa secara makro pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023 menunjukkan optimisme (kehati-hatian), yang ditopang tingginya demand domestik, ekspor ke China (redanya pembatasan akibat Covid), serta target investasi PMA dan PMDN (Rp 1.400 Triliun dari 5 Sektor).

“Program hilirisasi (perkebunan, mineral & batubara, minyak & gas) yang dicanangkan Pemerintah mengubah model bisnis kepelabuhanan. Program hilirisasi ini memberikan dampak perubahan rantai pasok dari ekspor langsung, kini dikirim ke pelabuhan-pelabuhan pengumpul tempat berlokasinya smelter, yang diprediksi menunjukkan penambahan cargo bahan dasar dari pengeoperasian smelter yang akan menjadi potensi pertumbuhan throughput,” kata Rino dalam menerangkan indikator tren market makro 2023 selanjutnya.

Selain penjelasan tren market di atas, tambah Rino, dalam pemetaan market share pelabuhan non petikemas (NPK) yang dilakukan PTP Nonpetikemas, peluang untuk peningkatan masih terbuka luas, terutama TUKS (terminal untuk kepentingan sendiri) milik swasta.

“Dari seluruh TUKS di wilayah Indonesia, sekitar 70% nya terletak di Kalimantan & Sumatera, yang sebagian besar adalah terminal yang terkait dengan industri tambang batubara dan mineral,” kata Rino yang juga didampingi Corporate Secretary PTP Nonpetikemas, Finan Syaefullah.

Transformasi bisnis
“Pasca merger Pelindo, PTP Nonpetikemas menjadi anak perusahaan dari Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) dan mengalami transformasi bisnis dengan peran dan fokus pada kegiatan Operation and Maintenance (O&M),” jelasnya.

Adapun fokus bisnis pada kegiatan O&M , meliputi pengembangan 4 bidang yaitu Operation, Asset & Maintenance, Human Resource, IT dan Customer Focus, dengan indikator pencapaian ditandai dari performansi & realibilitas operasional yang tinggi, pengoperasian terminal dengan cost yang efficient, dan kepercayaan dari pengguna jasa.

“Bidang-bidang itu tidak berdiri sendiri namun harus terintegrasi, karena itu semua adalah sebagai modal utama dalam melakukan ekspansi bisnis (operatorship TUKS, shorebase, dll.),” katanya.

Performa 2022
Perusahaan multi terminal ini banyak menghandle kargo komoditas untuk industri maupun supportingnya, seperti General Cargo, Bag Cargo, Curah Cair (Liquid), Curah Kering, Hewan & Kendaraan.

Berikut 11 cabang Pelabuhan wilayah operasi PTP Nonpetikemas yang tersebar di seluruh wilayah strategis Indonesia yaitu Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Banten, Cirebon, Panjang – Lampung, Bengkulu, Palembang, Jambi, Teluk Bayur – Padang, Tanjung Pandan dan Pontianak.

Realisasi throughput PTP Nonpetikemas secara Unaudited tahun 2022 tercatat 48.852.194 ton
atau tumbuhan sebesar 3,96% dibanding 2021. Pertumbuhan Pendapatan Usaha sebesar 11,76% dibanding 2021.

“Pemegang saham PTP Nonpetikemas berekspetasi di tahun 2023 ini total throughput di 11 cabang ditargetkan sebesar 51,8 juta ton,” jelasnya.

Kolaborasi

Tahun 2023, PTP Nonpetikemas bertransformasi unutk bergerak maju menuju sinergi yang lebih baik, dalam pelayanan bagi pelanggan dan stakeholder lainnya. Selaras dengan visi perusahaan menjadi terminal operator nonpetikemas terdepan di Indonesia.

Oleh karena, selain menjalankan tata nilai AKHLAK (yang dicanangkan KemenBUMN), Dirut PTP juga mengajak kolaborasi dengan stakeholders terkait, termasuk dengan media demi mendorong percepatan layanan barang dan logistik serta memacu pertumbuhan perekonomian nasional.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

“Kolaborasi seperti ini akan terus kita tingkatkan termasuk dengan insan media, karena media punya peran strategis dalam mendukung kinerja perseroan untuk menjalankan misi dan visi yang PTP yang baru ‘Beyond Terminal’,” tutup Rino.