Photo: 4 QCC Otomatis tiba di Terminal D Laem Chabang, pada 18 Desember 2024
Terminal D di Pelabuhan Laem Chabang, yang dimiliki oleh Hutchison Ports Thailand (HPT), baru saja menerima 4 quay container cranes (QCC) jenis super post panamax otomatis yang dikendalikan dari jarak jauh, serta 8 RTGC otomatis, semua bertenaga listrik.
Dengan peralatan otomatis tersebut, Terminal D berada dalam jalur yang tepat sesuai rencananya untuk menjadi terminal pertama di dunia yang sepenuhnya beroperasi secara otomatis.
Disamping keunggulannya dengan sistem otomatis, QCC yang dipasang memiliki keunggulan lain dibanding QCC konvensional yang ada. Jangkauannya mampu mencapai 24 baris dan 10 tier di atas dek kapal.
Menurut rencana, pada tahun 2026, Terminal D akan dilengkapi dengan total 14 QCC super post panamax, dengan tambahan 3 QCC dan 7 RTGC yang akan tiba pada awal tahun tersebut.
Teknologi otomatis ini diperkirakan akan meningkatkan efisiensi operasional hingga 21%, mempercepat proses bongkar muat, baik di dermaga maupun di container yard (CY). Hal ini juga diperkirakan akan mempercepat port stay kapal sebanyak 21%.
Meskipun terminal ini menggunakan peralatan otomatis canggih, Stephen Ashworth, Managing Director HPT, menjelaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk memperkenalkan teknologi serupa di terminal lain di Laem Chabang, seperti A2 dan A3, serta C1 dan C2.
Terminal D memang bukan terminal pertama HPH (Hutchison Port Holding), perusahaan induk HPT, yang menggunakan QCC otomatis, tetapi ini adalah terminal pertama yang seluruh operasionalnya dijalankan secara otomatis.
Pelabuhan lain milik HPH, seperti Felixstowe di Inggris dan Terminal 9 di Hong Kong International Terminals, juga sudah mulai mengadopsi peralatan otomatis.
Ashworth juga menekankan bahwa investasi lebih lanjut dalam teknologi otomatis di terminal Asia Tenggara akan diputuskan berdasarkan kebutuhan dan alokasi anggaran per terminal. Ia percaya bahwa teknologi seperti ini akan menjadi bagian tak terpisahkan dari masa depan industri pelabuhan.

