Operator pelabuhan global, DP World, mengumumkan bahwa total kapasitas terpasang di semua Pelabuhan/terminal yang dikelolanya telah melampaui angka 100 juta TEUs, yang menjadikannya salah satu opetrator terbesar global. Pencapaian tersebut digapai berkat investasi lebih dari USD 11 miliar dalam sektor kepelabuhanan selama satu dekade terakhir.
Dalam pernyataan terbarunya, DP World mengatakan total kapasitas terminal-terminalnya yang tersebar di seluruh dunia meningkat sebesar 33% sejak 2014. Hal ini didorong oleh kombinasi pembangunan pelabuhan ramah lingkungan, akuisisi strategis, dan peningkatan infrastruktur.
“Pada 2014, kapasitas kami hanya mencapai 75,6 juta TEU. Sejak saat itu, kami terus berinvestasi dalam modernisasi infrastruktur untuk memenuhi permintaan yang terus berkembang di pasar global,” kata perusahaan tersebut dalam pernyataan resminya.
Dalam setahun terakhir, kapasitas terpasang DP World tumbuh 5%, yang turut mendorong perusahaan untuk meningkatkan pangsa pasar globalnya menjadi 9,2%.
“Salah satu tonggak penting bagi kami pada tahun 2024 adalah akuisisi fasilitas pelabuhan Dar es Salaam di Tanzania. Pelabuhan ini telah mengalami keterbatasan pengembangan sejak 1950-an dan menghadapi waktu tunggu kapal lebih dari sebulan,” jelas Tiemen Meester, Chief Operating Officer, Ports & Terminal di DP World.
Selain itu, DP World juga berencana memperluas portofolionya dengan pembangunan pelabuhan baru di Ndayane, Senegal, dan Tuna-Tekre, India. Tahun 2024 juga menandai peringatan 45 tahun Pelabuhan Jebel Ali dan 40 tahun Zona Bebas Jebel Ali, dua aset utama dalam jaringan global DP World.
Menurut laporan terbaru dari Drewry, proyeksi pertumbuhan volume peti kemas global diperkirakan mencapai 2,8% pada tahun 2024.

