Skip to content

Kapal-Kapal China Akan Dikenakan Biaya Khusus Jika Masuk Pelabuhan-pelabuhan AS

Pemerintah Amerika Serikat (AS) semakin mempercepat upayanya untuk membatasi pengaruh Tiongkok di pasar industry pelayaran, khususnya industry galangan kapal.

Menurut Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (United States Trade Representative/USTR) untuk Korea Selatan AS berencana mengenakan biaya tambahan untuk layanan transportasi laut internasional yang melibatkan perusahaan pelayaran Tiongkok dan kapal buatan Tiongkok. Langkah ini diambil sebagai respon terhadap dominasi Tiongkok dalam industri maritim, logistik, dan pembuatan kapal.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Pernyataan ini disampaikan oleh USTR pada 21 Februari, sebagaimana dilaporkan oleh salah satu media online Korea Selatan, Chosunbiz.com.

AS akan mengenakan biaya hingga $1 juta per kapal setiap kali kapal milik perusahaan pelayaran Tiongkok memasuki pelabuhan AS atau biaya juga dapat dihitung sebesar $1.000 per ton berdasarkan kapasitas kargo kapal.

Selain itu, perusahaan pelayaran yang mengoperasikan beberapa kapal, termasuk kapal buatan Tiongkok, juga akan dikenakan biaya tambahan hingga $1,5 juta untuk setiap kapal buatan Tiongkok yang memasuki pelabuhan AS, dengan ketentuan tertentu.

Bersamaan dengan langkah ini, saat ini AS juga sedang merancang regulasi yang bertujuan untuk mendorong penggunaan kapal-kapal berbendera AS dalam mengangkut produk-produk AS. Melalui kebijakan ini, setidaknya 1% dari produk AS yang diangkut melalui jalur laut harus diekspor menggunakan kapal berbendera AS yang dimiliki oleh perusahaan pelayaran AS.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Dua tahun setelah kebijakan ini diterapkan, persentase minimum tersebut akan meningkat menjadi 3%, kemudian menjadi 5% setelah tiga tahun, dan akhirnya 15% setelah tujuh tahun. Pada akhirnya, kebijakan ini akan mengharuskan agar produk-produk AS diekspor menggunakan kapal-kapal berbendera AS yang dimiliki oleh perusahaan pelayaran AS.