Skip to content

Kendati Pendapatan 2024 Naik Signifikan, Laba DP World Malah Turun 2%

DP World, operator pelabuhan global yang berbasis di Dubai, UEA, mencatatkan kenaikan pendapatan yang signifikan pada tahun 2024, yang didorong oleh kinerja segmen pelabuhan dan terminal. Namun, laba perusahaan justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam laporan keuangan 2024, pendapatan DP World tercatat naik 9,7%, menjadi $20 miliar. Kinerja positif tersebut sebagian besar didorong oleh peningkatan pada segmen pelabuhan dan terminal, yang mencatatkan pendapatan sebesar $7,7 miliar, tumbuh 20,7% secara year-on-year (YoY).

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Namun, kenaikan pendapatan tersebut tidak membantu menaikkan laba bersih perusahaan, karena cost operasional serta biaya investasi yang juga naik signifikan. Biaya operasional naik sebesar 22,6%, atau naik sebesar $1,4 miliar, sementara biaya pajak juga meningkat 21,3% menjadi $490 juta.

Kenaikan biaya ini berdampak pada penurunan laba bersih perusahaan yang turun 2% menjadi $1,5 miliar, atau lebih rendah sekitar $176 juta dibandingkan tahun 2023.

Volume Naik, Pendapatan per TEU Meningkat 13,9%

Kenaikan pendapatan segmen pelabuhan dan terminal terutama berasal dari peningkatan volume yang ditangani di berbagai pelabuhan DP World, serta kenaikan pendapatan per unit kontainer (TEU). Secara total, volume yang ditangani oleh pelabuhan-pelabuhan DP World naik 7%, sementara pendapatan per TEU meningkat 13,9%.

Namun, meskipun terjadi kenaikan di sektor pelabuhan dan terminal, hal ini tidak berhasil mengimbangi penurunan laba bersih perusahaan. Salah satu faktor penyebabnya adalah pengeluaran investasi yang signifikan di beberapa pelabuhan. Sepanjang 2024, DP World mengeluarkan investasi sebesar $1,2 miliar untuk pengembangan beberapa terminal, termasuk yang berada di Jebel Ali, London Gateway, dan Jeddah.

Segmen logistik dan kawasan ekonomi khusus mencatatkan pertumbuhan pendapatan terendah, hanya meningkat 3,5% menjadi $8,2 miliar. Laba bersih segmen ini -$49 juta, turun 118% dibandingkan dengan laba sebesar $268 juta yang tercatat pada tahun 2023.

Meskipun demikian, DP World menyebutkan bahwa pendapatan yang stabil pada segmen ini sebagian besar berkat pertumbuhan pengiriman barang yang kuat dan akuisisi strategis, yang membantu mengimbangi tantangan geopolitik dan devaluasi mata uang di Afrika.
Sementara itu, segmen layanan kelautan, yang merupakan bagian terkecil dari DP World, mengalami peningkatan pendapatan sebesar 4,3% menjadi $4,1 miliar.

Regional Asia-Pasifik dan India Terbaik

Secara regional, Asia-Pasifik dan India Sub-continent tercatat sebagai wilayah dengan kinerja terbaik bagi DP World. Volume throughput di wilayah ini meningkat sebesar 21%, mencapai 13,1 juta TEU, sementara pendapatan naik 32,1% menjadi $2,8 miliar.

Sebaliknya, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika mencatatkan pertumbuhan paling lambat. Throughput di wilayah ini hanya meningkat 2,3%, mencapai 26,2 juta TEU, dan pendapatan meningkat 5,3% menjadi $13,9 miliar.

Wilayah ini juga menjadi yang terbesar dalam hal belanja modal, dengan 64% dari total investasi sebesar $2,2 miliar difokuskan di kawasan tersebut. DP World memperkirakan belanja modal akan meningkat menjadi $2,5 miliar pada tahun 2025.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Meskipun terdapat ketidakpastian terkait risiko geopolitik, DP World tetap optimis dengan prospek masa depan dan menargetkan pertumbuhan volume sebesar 3% pada tahun 2025.