Suasana di SMA Negeri 6 Ambon terasa berbeda pada akhir September 2025. Ruang kelas yang biasa dipenuhi diskusi mata pelajaran, hari itu dipenuhi semangat baru dari ratusan siswa yang antusias menyambut kehadiran program Pelindo Mengajar, sebuah inisiatif pendidikan dari PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) dan anak usahanya, PT Multi Terminal Indonesia (MTI).
Program yang mengusung tema “Membangun Generasi Cerdas untuk Indonesia Maju” ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelindo ke-4. Lewat pendekatan langsung ke sekolah-sekolah di berbagai daerah, jajaran direksi SPSL dan MTI turun tangan memberikan inspirasi, memperkenalkan dunia maritim dan logistik, serta menumbuhkan semangat belajar di kalangan pelajar.
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis SPSL, Retno Soelitianti, yang hadir langsung di SMAN 6 Ambon pada 26 September 2025, menegaskan pentingnya membangun kedekatan dengan generasi muda melalui pendidikan. Ia didampingi oleh Corporate Secretary PT MTI, Sucahyo, dan disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Wempie M. G. Mapussa, S.Pd., M.Pd.
“Program ini adalah cara kami untuk hadir lebih dekat dengan para pelajar, membuka wawasan mereka akan potensi besar sektor maritim dan logistik, sekaligus menanamkan semangat untuk terus belajar dan bermimpi besar,” ujar Retno.

Lebih dari 150 siswa mengikuti sesi tersebut dengan antusiasme tinggi. Tak hanya mendapatkan pemahaman baru tentang peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mereka juga diajak berdialog, berbagi gagasan, serta menerima motivasi langsung dari para profesional di dunia logistik.
Retno menambahkan, fokus Pelindo Mengajar tahun ini diarahkan pada pentingnya budaya membaca sebagai fondasi lahirnya generasi unggul.
“Kami ingin para siswa aktif mencari informasi, mendalami pengetahuan, dan melatih kemampuan berpikir kritis—kemampuan yang penting di era digital dan global seperti saat ini,” katanya.
Kepala SMAN 6 Ambon, Wempie, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting dalam membangun karakter dan kepercayaan diri siswa.
Kesan mendalam juga datang dari para siswa. Ketua OSIS, Zizilia Ayu Toisuta, mengungkapkan rasa bangganya karena sekolah mereka, yang berada jauh dari pusat kota, bisa menjadi bagian dari program nasional tersebut.

“Kegiatan ini benar-benar menginspirasi. Materinya menarik, dan membuat kami semakin semangat untuk belajar dan bermimpi besar. Kami berharap tahun depan Pelindo Mengajar bisa kembali ke sini,” tuturnya penuh semangat.
Tak hanya datang dengan materi dan motivasi, SPSL dan PT MTI juga menyerahkan dukungan nyata dalam bentuk bantuan pendidikan. Di antaranya berupa smart board, laptop, komputer, dan proyektor untuk sekolah, serta empat unit PC tablet bagi siswa berprestasi.
Langkah ini diharapkan dapat membantu proses belajar-mengajar menjadi lebih adaptif, sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar generasi digital saat ini.
Sejak penggabungan Pelindo empat tahun lalu, MTI terus memperkuat perannya sebagai entitas strategis di bawah SPSL, khususnya dalam mendukung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Fokus utama perusahaan mencakup peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan UMK, dan pelestarian lingkungan.
Dengan semangat yang sama, Pelindo Mengajar hadir tak sekadar berbagi ilmu, tetapi juga menyalakan semangat, harapan, dan mimpi anak-anak Indonesia di seluruh penjuru negeri—dari kota besar hingga pulau-pulau terluar.

