Aktivitas pembangunan kapal baru cukup bervariasi dalam beberapa minggu terakhir, sejalan dengan ketidakpastian pasar terus berlanjut. Kendati demikian, menurut catatan mingguan terbarunya, shipbroker Allied Shipbroking mengatakan, secara umum, volume kontrak pembangunan baru terus tumbuh positif.
Ada beberapa sub-sektor yang mengalami pasang surut karena ketidakpastian pasar saat ini sebagai imbas perang di Ukraina. Beberapa sub-sektor, seperti tanker LNG mengalami pasang surut yang dipicu oleh kerugian yang dialami sejumlah galangan pembuat tanker LNG sebagai dampak dari sanksi (keuangan) yang dijatuhkan pemerintah Korea Selatan terhadap Rusia.
Namun, hal ini dinilai hanya sebagai hambatan kecil dan bersifat sementara, karena seiring dengan berkurangnya ketergantungan pada penggunaan jaringan pipa gas dari Rusia, penggunaan tanker LNG untuk angkutan gas pengganti pasokan dari Rusia diperkirakan akan meningkat.
Order kapal curah kering (dry bulker) juga terlihat melambat. Hal ini disebabkan karena sikap para pembeli yang masih ragu-ragu dengan situasi yang ada. Sementara itu, order pembangunan kapal container pada beberapa minggu terakhir terus tumbuh.
Secara terpisah, shipbroker Banchero Costa menambahkan bahwa “di pasar peti kemas, ada empat kapal container dengan kapasitas masing-masing 7.000 TEUs yang di-order minggu lalu dan rencananya akan selesai dan mulai beroperasi pada paruh kedua 2024. Harga kapal-kapal yang mesin utamanya berbahan bakar ganda tersebut berkisar $123,3 juta/unit.
Di Cina, Starocean Marine bersepakat dengan Zhoushan Changong untuk membangun 2 kapal ukuran 2.500 TUEs, dan rencananya akan selesai dibangun pada semester pertama 2024. Harga masing-masing kapalnya mencapai $38 juta/unit. Tsuneishi (Zhoushan) juga menerima pesanan tiga unit kapal feeder berkurana 2.800 TEUs dan diperkirakan selesai pada akhir 2023 hingga awal 2024.
Banchero Costa juga mencatat adanya pesanan kapal Drybulk yang dilakukana Tachibanaya. Perusahaan Jepang ini pesan sebuah kapal curah ultramax di NACKS (China) dan direncanakan selesai Bulan Juli 2023.
Pasar Bisa Berubah Cepat
Likuiditas pasar curah kering terlihat cukup kuat dalam beberapa hari terakhir. Transaksi perpindahan kapal curah dari satu operator ke operator lainnya terlihat normal. Kendati demikian, Banchero Costa mengakui aksi jual beli kapal Dry Bulk pada perdagangan minggu lalu relatif kecil.
Banchero Costa memprediksi untuk satu minggu ke depan, pasar lebih condong melakukan transaksi untuk kapal-kapal jenis Panamax dan Supramax sementara kapal-kapal yang lebih besar kurang diminati. Namun, para broker mengakui hal yang bisa saja berubah. Gejolak di Eropa saat ini bisa saja mengubah pola prilaku pasar dengan cepat.
Di sisi lain, menurut Allied Shipbroking, transaksi kapal tanker pada aktivitas pasar minggu lalu terlihat lebih jelas dan stabil. Hal ini ditopang oleh tingkat aktivitas pasar yang tercatat relatif sehat. Pasar VLCC yang kuat mendorong adanya transaksi perpindahan VLCC dari satu operator ke operator lainnya lebih tinggi.

